Lebih 20 Tahun Beroperasi, Pabrik Karet PT AAL Logas Akhirnya Tutup

Lebih 20 Tahun Beroperasi, Pabrik Karet PT AAL Logas Akhirnya Tutup
Pabrik PT AAL

TELUK KUANTAN -  Setelah beroperasi lebih dari 20 tahun menampung karet petani Kuansing,  per Desember 2023 lalu akhirhya PT Andalas Agro Lestari ( AAL ) di  Desa Logas Hillir Kecamatan Singingi berhenti beroperasi.

Sejumlah.karyawan yang telah lama bekerja dipabrik pengolahan karet tersebut tampak menuangkan kesedihan mereka di media sosial. Mengjngat banyak kenangan selama mereka bekerja disana.

Kadis Perkebunan dan Peternakan Kuansing, Andri Yama Putra, Rabu (7/2/24) membenarkan PT AAL telah berhenti beroperasi.

" Mereka telah menyurati  Bupati Kuansing terkait pemberhentian mereka untuk selamanya,"kata Andri Yama Putra.

Alasan penutupan operasional pabrik menurutnya karena  dinilai sudah tidak ekonomis. Antara biaya produksi dengan keuntungan sangat tidak sesuai lagi.

"  Kerugian yang dialami membuat mereka tidak sanggup.lagi meneruskan operasional setelah berbagai upaya dilaksanakan untuk.mempertahankan kelanjutan operasional perusahaan,"katanya.

Jadi penutupan lanjutnya bukan karena masalah stok bahan baku karet. 

" Untuk stok bahan baku karet tidak ada masalah. Karena tanaman karet masih banyak,"katanya.

Bahkan pabrik-pabrik pengolahan karet dari Medan masih membeli karet dari Kuansing sampai saat ini.

" Pabrik-pabrik karet asal Medan rutin ikut lelang karet di Kopah. Jadi stok karet tidak ada masalah,"paparnya.

Dalam pemberitahuan penutupan pabrik sambungnya, pihak PT AAL juga menyampaikan kebijakan PHK terhadap seluruh pekerja  disana. 

" Tentu Kita minta nasib pekerja disana yang terkena PHK diperhatikan hak-haknya,"pintanya mengakhiri. 

Tadinya perusahaan ini salah satu indikator Kuansing sebagai penghasil karet. Namun pada akhirnya tidak dapat  bertahan. Penutupannya tak ayal membuat banyak kalangan sedih karena karet telah menopang ekonomi warga dimasa lalu dan hingga kini.

Harusnya pemerintah pusat dan daerah mengambil.langkah-langkah nyata menyelamatkan perusahaan ini dan juga produksi karet rakyat melalui upaya menarik industri ke Kuansing dengan bahan baku karet. ( nto )

Berita Lainnya

Index