Syamsurizal. ( hrc/ktc )

Syamsurizal Minta Maaf ke Menpora

Jumat,03 Mei 2013 - 01:45:00 WIB
Share Tweet Google +

PEKANBARU - Wakil Ketua II Panitia Daerah Islamic Solidarity Games (ISG) III H Syamsurizal akhirnya menyampaikan permohonan maafnya dan menarik ucapannya  yang menuding Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo 'Pembohong' terkait pemindahan event ISG ke Jakarta permintaan dari ISSF.

Dalam surat permintaan maaf yang disampaikan Syamsurizal ke redaksi halloriau.com, Jumat (3/5/2013), berisi tentang perihal Jawaban Somasi dengan nomor : INAISGOC2013/Sekr/2013/05/40 yang isinya, berdasarkan Telex Kemenpora nomor : 007/50/SE.B-/2/V/2013 Pada 2 Mai 2013 yang ditandatangi oleh Sekretaris Kemenpora selaku pengarah tim Advokasi.

Dalam surat tersebut, Syamsurizal menyampaikan beberapa poin.

"Pertama, kami menarik ucapan mengenai 'menpora itu Pembohong' sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada KRMT Roy Suryo baik secara pribadi maupun selaku Menteri Pemuda Olahraga,"

"Dan kedua, Penarikan ucapan dan permohonan sebagai angka 1 (satu) diatas, kami muat dalam media online, www.halloriau.com dan media cetak nasional,"

"Demikian penarikan dan ucapan permohonan maaf ini kami sampaikan mohon bapak Menteri memaklumi," ujar  Syamsurizal dalam pernyataan resminya.

Sebagaimana  diberitakan sebelumnya, Syamsurizal selaku Panitia Daerah mengaku heran dengan pemindahan ISG dari Riau ke Jakarta, mengingat Riau sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk penyelenggaraan event negara-negara Islam ini.

Pernyataan Menpora Roy Suryo yang menyebutkan pemindahan tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan. Salah satunya rekomendasi dari ISSF yang meminta event itu dipindahkan dari Riau.

Statment Menpora yang dirilis media nasional itulah yang menjadi alasan Syamsurizal mengeluarkan pernyataan 'Menpora Pembohong' tersebut. Karena menurutnya, ISSF belum ada mengeluarkan statment soal ketidaksiapan Riau dan ISSF sudah 4 kali datang ke Riau dan mengaku puas dengan persiapan Riau.( hrc/ktc ) 

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT