Pencemaran Sungai Jake Pengaruhi BBI Tesso

Ahad, 11 November 2012 | 08:16:00 WIB
Kolam pembenihan dan pembesaran ikan di BBI Tesso Milik Dinas Perikanan di desa Marsawa. ( isa )


TELUK KUANTAN - Terkait pencemaran sungai Jake diduga akibat aktifitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) yang menjadi salah satu sumber air bersih bagi balai benih ikan ( BBIO ) milik Dinas Perikanan di waduk Tesso dan petani ikan disekitarnya, instansi ini kembali menyurati Polres Kuansing agar dapat menertibkan kegiatan PETI yang diduga masaih marak disepanjang sungai Jake.
Hal tersebut dikatakan Kadis Perikanan Kuansing, Ir Emmerson,  Minggu ( 11/11 ) pagi. Diharapkan melalui tindakan tegas Polres Kuansing akan mengurangi dampak pencemaran sungai terhadap usaha perikanan warga dan juga ikan yang dikelola di BBI Tesso.
" Hari Senin ( hari ini ) rencananya Kita kirim surat kembali kepada Polres, karena petugas Dinas Perikanan sudah pula kembali dari lapangan mengmpulkan data pendukung untuk memberi tahu Polres kondisi terakhir,"ujar Emmerson.
Surat yang bakal dikirim tersebut bebernya, berisi tentang kondisi yang terjadi di lapangan dan pengaruhnya bagi usaha perikanan. Diharapkan dengan informasi ini pihak Polres dapat memahami kondisi yang terjadi di lapangan. Karena selaku instansi teknis pihaknya hanya menindaklanjuti ke instansi lain yang berwenang dalam melakukan langkah preventif maupun penegakan hukum.

Sebenarnya ujar Emerson Dinas Perikanan bukan sekali ini saja melaporkan kondisi sungai Jake dan sungai sekitanya terkait pencemaran yang terjadi, melainkan telah berulang kali. Kadang-kadang mendapat respon cepat kadang -kadang tidak. Tetapi sebagai instansi terkait dalam usaha perikanan tentu saja pihaknya tidak akan bosan menyampaikan kondisi in tidak hanya ke Polres melainkan kepihak terkait lainnya agar mendapatkan perhatian.
Sementara itu dalam pemberitaan sebelumnya, selainj petani ikan dan BBI Tesso yang menerima dampak dari keruhnya air sungai Jake, warga dan Kades Geringging Jaya Kecamatan Sentajo Raya yang berada di hilir Jake juga mengakui maraknya aktifitas PETI di sungai Jake marak. Bahkan aktifitas PETI  merusak tanaman sawit warga yang berada di sepanjang sungai tersebut. Karena itu warga sempat melontarkan ancaman untuk mengusir paksa para penambang yang telah mengakibatkan sawit plasma mereka terancam. ( isa )

Terkini