SMKN 2 Try Out UN Siswa Dengan Intranet

Jumat, 09 November 2012 | 06:25:00 WIB
Ilustrasi Intranet. ( isa )


TELUK KUANTAN - Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) 2 Teluk Kuantan menerapkan teknologi Intranet seperti ujian kompetensi guru ( UKG ) dalam melaksanakan try out menjelang ujian nasional tahun 2013 mendatang.

 " Namun karena keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, uji coba try out dengan pola Intranet ini baru dapat dilakukan untuk dua kelas, dalam satu kelas ada 20 siswa yang ikut serta,"ujar Kepsek SMK 2 Teluk Kuantan, Arman Yulis, S.Pd MM didampingi Waka Kurikulum, Martonis, kepada wartawan, Jumat ( 9/11 ) pagi.

Penggunaan teknologi intranet dalam try out tersebut ujarnya, memungkinkan guru membuat soal berbeda bagi siswa yang sedang diuji ini. Dengan demikian dalam satu ruang kelas, maka para siswa akan menjawab soal yang berbeda satu sama lain nya.

" Misalkan ujian Bahasa Indonesia, 20 soal berbeda diberikan kepada siswa yang sedang diuji tersebut,"ujarnya.

Sistem ini membujat para siswa tidak bisa mencontek jawaban siswa yang lainnya. Sehingga kemampuan para siswa sebutnya benar-benar teruji, dan mereka sendiri harus belajar ekstra keras menghadapi UN.

Metode ini ujarnya, membuat para siswa dapat mengetahui secara langsung hasil try out yang mereka jalani usai mengikuti try out. Karena dengan sistem ini, jawaban yang diberikan para siswa langsung dapat dinilai komputer dan menjadi bahan evaluasi mereka menghadapi UN kedepannya.

" Untuk tahap pertama try dengan pola intra net ini dilaksanakan pekan ini, dan menjelang UN akan dilaksanakan 6 kali try out yang dilakukan setiap pukul 06.30 WIB pagi,"ujar Arman Yulis.

Kentungan lain sistem try out intranet ujarnya, dapat menghemat biaya tulis sebesar Rp 2 Juta sekali try out. Jika try out menjelang UN bakal dilaksanakan 6 kali, maka dapat menghemat biaya ATK sebesar Rp 12 Juta.

" SMKN 2 Teluk Kuantan merupakan satu-satunya sekolah di Kuansing yang pertama kali menerapkan metode ini terhadap siswa, hal ini dilaksanakan juga dalam rangka menerapkan teknologi informasi ( IT ) dalam proses belajar mengajar yang menjadi tren dan kecendrungan di dunia pendidikan maju,"ujarnya. ( isa)

Terkini