Portal Online Kebanggaan Masyarakat Kuansing

Sampah Menggunung di Sekitar Terminal dan Jalan Tobek Panjang

Kamis,02 Maret 2017 | 05:09:00   Dibaca: 1044 kali
Sampah Menggunung di Sekitar Terminal dan Jalan Tobek Panjang
Ket Foto : Terlihat tumpukan sampah di sekitar terminal kota Teluk Kuantan, Kamis (2/3/2017) siang
TELUK KUANTAN- Warga Kota Teluk Kuantan mengeluhkan sampah yang menggunung dan berserakan di sekitar Terminal dan pinggir jalan Tobek Panjang yang berdampingan dengan pasar lumpur. Selain mengganggu pemandangan dan kenyamanan, tumpukan sampah ini juga menimbulkan bau yang menyengat.
 
Pantauan Wartawan, Kamis (2/3/2017) siang, tumpukan sampah di beberapa titik seperti di sekitar terminal dan jalan Tobek Panjang, tepatnya di depan kediaman pribadi ketua DPRD Kuansing terlihat menggunung dan berserakan. Sehingga sejumlah warga yang sedang berada di sekitar atau sedang melintas harus menutup hidung dan mulut.
 
Seorang Warga, Antoni (32) yang ditemui di sekitar lokasi mengatakan bahwa tumpukan sampah ini mulai banyak sejak sebulan terakhir ini karena tidak lagi diangkut oleh petugas kebersihan sebagaimana biasanya.
 
"Ya, sekitar sebulan terakhir ini lah bang, petugas kebersihan tidak lagi mengangkut sampah di sini, makanya jadi menumpuk bahkan meluber seperti ini, kalau masih dibiarkan dan tidak diangkut, tentu volumenya semakin hari semakin banyak,"ujar Antoni.
 
Diakui Antoni, tumpukan sampah ini sebagian besar berasal dari para pedagang pasar lumpur."Yah, kita sayangkan, seharusnya sampah-sampah ini tetap diangkut, sehingga tidak menumpuk seperti ini, katanya mau jadi kota bersih,"sambungnya.
 
Kemudian, Indra, ketua perkumpulan pedagang pasar lumpur juga mengakui bahwa sejak adanya kebijakan pemerintah kabupaten Kuansing terkait relokasi pedagang pasar lumpur ke pasar rakyat, sampah yang berada di sekitar pasar lumpur tidak lagi ditangani petugas kebersihan dan dibiarkan."Ya, tidak ada lagi petugas kebersihan yang mengangkut, mau bagaimana lagi,"ujarnya.
 
Sementara Kepala dinas Lingkungan Hidup, Jafrinaldi ketika dihubungi melalui sambungan teleponnya mengakui bahwa petugas kebersihan tidak lagi diterjunkan untuk mengangkut sampah di pasar lumpur semenjak dikeluarkannya kebijakan oleh Pemkab Kuansing terkait relokasi pedagang pasar lumpur ke pasar rakyat."Kita berharap proses relokasi ini cepat tuntas, sehingga bisa dilakukan penataan di kawasan tersebut,"harapnya.(Utr)
 
 

Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
comments powered by Disqus
.