Pelepasan jenazah almarhum Ir. Pramudio Nandar. ( ktc/hms)

Kadishut Kuansing Pramudio Nandar Meninggal Dunia

Selasa,16 Agustus 2016 - 12:07:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Inalilahi wainalilahi rojiun, kabar duka menyelimuti keluarga besar Dinas Kehutanan dan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing ). Salah seorang birokrat muda potensial, Ir Pramudio Nandar yang saat ini menjadi Kadis Kehutanan menghembuskan nafas terakhir, Selasa dini hari sekira pukul 02.00 WIB di RS Santa Maria Pekanbaru.

Tak hanya kalangan birokrat, kalangan wartawan di Kuansing pun ikut berduka, pasalnya alumni fakultas kehutanan Universitas Gajah Mada tersebut sebelum berkarir sebagai pegawai negeri sipil pernah menjadi wartawan harian Riau wilayah liputan kabupaten Kuantan Singingi.

Pria yang ramah, lembut serta bertutur sopan santun dalam bergaul tersebut dikabarkan sebelum meninggal dunia terserang penyakit demam berdarah dengue ( DBD ). Ia pun kemudian dirujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan namun Allah SWT berkehendak lain, Ia dipanggil menghadap sang khalik dan meninggalkan orang-orang yang dicintainya. Selama ini almarhum juga mengidap penyakit komplikasi diabetes dan paru-paru.

Pria asal Baserah tersebut akan dimakamkan hari ini di pemakaman umum kelurahan Sungai Jering Teluk Kuantan. Almarhum selama ini bersama keluarga tercintamemang bermukim di kelurahan  tersebut.

Pramudio Nandar semasa menjalani dinas di lingkungan Pemkab Kuansing tergolong briokrat dengan karir cemerlang. Sebelum menjadi Kadis Kehutanan diusia tergolong muda 45 tahun, terlebih dahulu memangku sejumlah jabatan, seperti Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Usaha Perkebunan dan Sekretaris Dinas Kehutanan.

Sebelum merintis karir sebagai PNS, almarhum juga pernah menjadi wartawan Riau Pos untuk liputan kabupaten Kuantan Singingi. Menurut wartawan senior Kuansing, Said Mustafa Husin, Pramudio Nandar memulai karir sebagai jurnalis pada tahun 2000 hingga tahun 2003.

" Almarhum menjadi wartawan saat kabupaten Kuantan Singingi tergolong usia muda dengan segala keterbatasan. APBD masih kecil, sebagian kantor masih dirumah-rumah penduduk menyewa. Karena itu Pramudio Nandar tahu persis perkembangan Kuansing dari waktu ke waktu, dan tantangan yang dihadapi kabupaten sejak awal-awal terbentuk, " ujarnya.

" Sebagai sosok yang ramah dan sopan bergaul, Ia memiliki pergaulan luas dan narasumber yang banyak, Moga amal ibadah almarhum dan pengabdian beliau di Pemkab dan dunia jurnalistik selama ini  diterimas disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, "ujar penasehat Kuansing.

Sementara itu Ketua PWI Kuansing, Idi Susianto mengakui, walau telah merintis karir di birokrat, almarhum masih terus menjalin komunikasi dengan rekan-rekan jurnalis se-Kuansing baik dalam kapasitas tugas maupun sebagai orang yang pernah berkecimpung didunia wartawan.

" Almarhum tak pernah melupakan saat-saat dirinya menjadi jurnalis,"pungkas Idi. 

Bupati dan Ketua DPRD Melayat

Sementara itu dirumah duka, ratusan pelayat datang menyampaikan termasuk Bupati Kuansing, Drs H Mursini, M.Si, Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra, SH, Wabup Kuansing, H Halim, Sekda Kuansing, Drs H Muharman, M.Pd, mantan Wabup Kuansing, Drs H Zulkifli, M.Si, para Asisten, Kadis, Kaban, Kepala Satuan, para pegawai dan warga masyarakat.

Bupati Mursini mengaku kehilangan sosok pekerja keras, cerdas dan profesional. " Meski Saya baru memimpin tetapi almarhum selalu berkoordinasi dengan soal pekerjaan, terus terang Kita kehilangan sosok beliau,"ujar Mursini.( utr/isa )

 

 

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT