Agar Lakalantas Tak Terulang, Tuntaskan Jalan Lingkar Lubuk Jambi

Ahad, 11 November 2012 | 08:59:00 WIB
Kondisi Pasar Lubuk Jambi yang semakin ramai dan padat. ( isa )

TELUK KUANTAN - Tragedi maut akibat rem fuso pengangkut aspal blong yang mengakibatkan dua warga meninggal dunia diminta tidak terulang dimasa datang. Salah satu kiat yang dapat diusahakan menggesa penuntasan pembangunan jalan lingkar Kota Lubuk Jambi dari desa Kasang - Desa Banjar Padang. Karena ruas jalan ini menjadi tanggungjawab Pemprov, Pemprov perlu menggesa secepatnya.

" Volume kenderaan makin padat, bangunan bertambah, lebar jalan tidak bertambah. Jika terus kondisinya seperti ini ditambah adanya kekalaian sopir kejadian serupa bisa terulang dimasa mendatang, apalagi ini jalan provinsi sekaligus jalan negara ( lintas tengah Sumatera ) semua kenderaan hilir mudik,"ujar pengamat tata kota, Ir Mardianto Manan, Sabtu ( 10/11 ) kemaren.
Apalagi ujarnya badan jalan lingkar kota Lubuk Jambi tersebut sudah ada dan dimulai sudah cukup lama . Namun entah mengapa katanya, pembangunan jalan lingkar ini tidak berlanjut.
" Instansi terkait memang harus menggesa hal tersebut agar tidak terulang lagi, karena taruhannya nyawa manusia dan korban materi lainnya. Belum lagi dampak psikologis dari warga yang ada disekitarnya karena khawatir kejadian serupa terulang,"ujarnya.
Mardianto Manan juga berharap sebelum jalan lingkar kota Lubuk Jambi tuntas dan jadi jalan alternatif, warga yang ada disekitar lokasi yang seirng terjadi lakalantas untuk berhati-hati berakatifitas. Begitu juga dengan instansi terkait harus memberi rambu-rambu pengamana wilayah yang tidak boleh ada parkir untuk menghindari korban jiwa dan yang lainnya.
Mengenai hambatan pembangunan jalan lingkar dan juga jembatan Lubuk Jambi yang merupakan satu kesatuan dalam pembangunan jalan lingkar, Mardianto Manan berharap, Pemkab dan warga yang lahannya nya terkena ganti rugi bersikap arif demi mencari solusi yang terbaik.
Sementara itu Plt Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air, Ir Novriman, MT menegaskan setiap tahun Pemkab Kuansing mengusulkan melalui Musrenbang kepada Pemprov Riau, karena jalan ini merupakan jalan provinsi.  Hanya saja dalam beberapa tahun ini terhenti disebabkan APBD Riau tersedot untuk PON.
" Bahkan untuk tahun 2013 kembali Kita mengusulkan agar APBD Riau mengalokasikan dana untuk jalan lingkar Kota Lubuk Jambi ini, tidak hanya melalui surat namun juga dengan mendatangi langsung ke Pemprov"ujarnya.
Mengenai kondisi jalan lingkar Lubuk Jambi saat ini menurut Novriman sudah dalam tahap pengerasan. Kedepan APBD Riau hendaknya dialokasikan untuk kegiatan peningkatan ( pengaspalan ) sehingga dapat menjadi jalur alterantif khususnya untuk truk bermuatan berat seperti rencana semula terkait pembangunan ruas jalan ini.
Namun ujarnya mengingatkan, ruas jalan lingkar Kota Lubuk Jambi merupakan satu kesatuan dengan jembatan baru Lubuk Jambi yang saat ni masih terkendala akibat masalah ganti rugi lahan. Mengenai dana pembangunan jembatan sudah tidak ada masalah, malah sebenarnya pembangunan jembatan tersebut sama dengan pembangunan jembatan Rakit Godang Lipat Kain Kampar dan Jembatan Japuran Lirik Kbaupaten Indtagiri Hulu yang sudah dimulai.
" Dari sisi dana untuk jembatan ini Departmen  PU tidak ada masalah, tinggal sekarang mengupyakan penuntasan ganti rugi lahan warga yang bakal terkena pembangunan jembatan baru ini,'pungkasnya. ( isa )

Terkini