rumah mewah. ( isa )

Pejabat Diminta Jangan Bermewah-mewahan

Rabu,12 Februari 2013 - 06:44:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Selain meminta pegawai disiplin karena memang sudah
kewajiban, Bupati H Sukarmis juga minta pegawai apalagi pejabat agar
tidak hidup bermewah-mewah yang dapat mengundang tanya orang dan mengusik rasa
keadilan terutama warga sekitarnya.
Hal ini dikatakan  Bupati H Sukarmis saat memberi arahan pada upacara
Senin ( 11/2 ) . Hal serupa Ia katakan kepada seluruh kepala
SKPD saat rapat di kantin Bupati (7/2 ) lalu.
Menurutnya kalau ada pejabat yang membangun rumah megah bertingkat dua
dan memiliki kenderaan lebih dari satu, tentu saja akan menimbulkan
pertanyaan dari warga sekitarnya. Karena warga masyarakat juga tahu
bahwa gaji PNS dan pejabat sudah ada standarnya.
Karena itu dirinya meminta para pejabat dan pegawai untuk peka
terhadap masalah ini dan mengedepankan pola hidup sederhana sesuai
dengan pendapatan sebagai seorang abdi negara.
Selain itu ujarnya dengan hidup sederhana juga untuk menenggang
perasaan warga sekitarnya yang mungkin masih banyak hidup dalam
kondisi yang sederhana.
Sementara itu pantaua saat ini memang semakin banyak
rumah-rumah megah yang muncul dan dibangun oleh para pejabat, termasuk
para pejabat yang tergolong usia muda. Seperti disekitar kawasan
Perumnas, kawasan antara Perumnas dan TK Pembina, kawasan dekat Gardu
Induk PLTA dan kawasan depan pekuburan Cina serta Wismas Hasanah.
Rata-rata para pejabat terdiri dua tingkat dan cukup besar. Selain
rumah besar dan megah di garase mereka terparkir satu mobil bahkan ada
yang sampai dua hingga tiga mobil.
Selain rumah-rumah megah, masyarakat umum nya juga sudah tahu selain
rumah, mobil banyak yang memiliki kebun, baik kebun kelapa sawit
maupun kebun karet.
" Kami sangat mendukung permintaan Bapak Bupati agar pejabat tidak
hidup mewah, namun juga jangan sampai korupsi uang negara, sudahlah
korupsi tak peka pula dengan perasaan warga sekitarnya,"ujar Ketua
Lembaga Peduli Kuansing, Ilyas. ( isa  )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT