Pasar Rakyat Teluk Kuantan salah satu fasilitas umum. ( ktc )

Bupati Disarankan Banyak Mendengar Rakyat dari Pejabat

Kamis,09 Mei 2013 - 02:32:00 WIB
Share Tweet Google + Cetak

TELUK KUANTAN - Bupati Kuansing H Sukarmis yang juga dikenal merakyat dan suka blusukan ( turun lapangan ) hendaknya kedepan meningkatkan aksi blusukan ke masyarakat bawah. Karena mendengar permasalahan masyarakat langsung dari rakyat lebih baik dari mendengar laporan pejabat semata.

" Yang meningkatkan kunjungan ke desa, ke pasar, ke sekolah, ke terminal, ke kampus, RSUD, kantor-kantor perizinan, sarana dan prasarana umum lah,"ujar pemerhati sosial kemasyarakatan, Pazli Mahyudin, S.Ip,M.Si belum lama ini.

Menurutnya dengan tetap mempertahankan blusukan bahkan meningkatkannya , maka persoalan-persoalan yang dihadapi pedagang, buruh, petani, pekebun, pegawai, guru dan yang lainnya akan dapat diketahui. Setelah itu para pejabat terkait diminta untuk menanganinya.

Misalnya secara mendadak mendatangi RSUD, menanyani keluhan pasien dan keluarga selama melaksanakan pengobatan, baik rawat inap maupun rawat jalan. Begitu juga datang langsung ke pasar menanyakan ke pedagang dan masyarakat soal keluhan mereka di pasar.

Atau juga memantau langsung pelayana pembuatan KTP dan akte kelahiran di kecamatan dan kabupaten, begitu juga ujarnya melihat langsung keluhan pegawai yang ada di Satker. " Mana tahu banyak yang tidak bekerja atau tidak diberdayakan atasannya,"ujar Dosen FISIP UNRI ini.

Jika memang ada keluhan warga, maka ujarnya Bupati dapat menugaskan langsung dinas atau badan terkait untuk menuntaskannya. " Beri juga mereka target, ini akan mendapat apresiasi luas dari masyarakat daripada menerima laporan pejabat,"ujarnya.

Karena para pejabat ujarnya jelas akan melaporkan hal-hal yang baik saja. Jika perlu seorang atasa mereka tidak turun ke bawah sehingga tidak tahu persoalan yang sebenarnya. " Bahasa rakyat kan tulus, bahasa pejabat banyak kepentingan,"pungkasnya.( isa


Ikuti Kuansing Terkini Melalui Media Sosial


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT