Google. AP/Paul Sakuma. ( tpc/ktc )

Akui Palestina, Google Diprotes Israel

Selasa,06 Mei 2013 - 09:35:00 WIB
Share Tweet Google +

TEL AVIV - Israel mempertanyakan keputusan raksasa internet Google untuk mengganti istilah "Wilayah Palestina" dengan "Palestina" pada halaman www.google.ps. "Perubahan ini menimbulkan pertanyaan tentang alasan di balik keputusan ini," kata kata juru bicara kementerian luar negeri Israel, Yigal Palmor.

Ia menyebut, langkah Google ini sebagai "mengejutkan". Pasalnya, kata dia, tak seharusnya sebuah perusahaan internet swasta masuk dalam ranah politik internasional dan pada sisi kontroversial.

Sebelumnya, Google secara resmi mengumumkan perubahan itu. Perubahan mulai berlaku per 1 Mei, juru bicara Google Nathan Tyler mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Kami mengubah nama 'Wilayah Palestina' menjadi 'Palestina' pada seluruh produk kami.
Kami berkonsultasi dengan berbagai sumber dan otoritas sebelum melakukan penamaan negara-negara. Dalam hal ini, kita mengikuti langkah PBB dan organisasi internasional lainnya,"  katanya.

Majelis Umum PBB pada bulan November meningkatkan status Palestina sebagai negara pengamat non-anggota dengan 138 suara mendukung, sembilan menentang, dan 41 abstain.

Otoritas Palestina sejak saat itu menggunakan istilah  "Negara Palestina" dalam korespondensi diplomatik dan mengeluarkan perangko resmi untuk tujuan tersebut.( tempo.co/ktc )


Ikuti Kuansing Terkini Melalui Media Sosial


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

Internasional

Islam Agama Paling Banyak Dianut di Dunia

Sabtu,04 Juli 2014
Internasional

Gereja di Amerika Berubah Menjadi Masjid

Jumat,03 Juli 2014
Internasional

Lelaki Tinggal Bareng Mayat Istrinya

Selasa,13 Januari 2014