Distop Ketua DPRD, Adu Argumen Bupati dan Wabup Dapat Diredam dan Tak Melebar

Rabu,21 Maret 2018 - 08:30:00 WIB

hearing antara DPRD Kuansing dan Pemkab Kuansing

TELUKKUANTAN – Adu argumentasi antara Bupati H Mursini dan Wabup H Halim terkait sejumlah persoalan daerah nyaris meruncing dan melebar saat berlangung hearing antara DPRD dan Pemkab Kuansing terkait sejumlah permasalahan krusial di daerah, Rabu (21/3/2017 ).

Untungnya dengan kematangan ketua DPRD Kuansing, Andi Putra mampu menengahi dan menyetop saat kedua pemimpin Kuansing terlihat sudah mulai saling menjawab argumentasi masing-masing. Ia tampak tidak ingin perdebatan kian melebar kemana-mana terjadi antara kedua pemimpin Kuansing itu dihadapan anggota dewan dan para pejabat yang hadir saat itu.

Saat Wabupnya menyampaikan permasalahannya dan dijawab Bupati dan kembali dijawab Wabup tampak para pejabat Pemkab yang hadir tertunduk dan tidak tahu harus berbuat apa. Beruntung situasi cepat berhenti. Sudah menjadi jamak, perbedaan pendapat antara Bupati Mursini dengan Wabup Halim terlihat beberapa waktu belakangan. Hal tersebut kembali terlihat saat keduanya hadir bersamaan di ruang Hearing gedung DPRD Kuansing.

Namun dengan tegas tapi santun saat itu Andi Putra meminta permasalahan internal diselesaikan secara arif oleh mereka berdua dan kemudian menutup hearing. Dengan kharisma dan pengaruhnya yang terlihat saat memimpin hearing, permintaannya dapat dipenuhi semua kalangan yang hadir tanpa ada lagi bantahan sehingga hearing berakhir.

"Saya rasa, pak bupati dan pak wabup, selesaikanlah ini. Kalau kita seperti ini terus menerus, apa kata masyarakat. Pak bupati dan pak wabup, segera selesaikan persoalan ini. Selesaikanlah," ujar Andi Putra sambil menutup hearing.

Sebelumnya politisi muda ini dengan ketenangan memimpin rapat agar tidak lari dari fokus permasalahan, sehingga hearing berhasil dilaksanakan tanpa kericuhan dan debat panas yang diprediksi terjadi.

“ Kita hearing ini untuk duduk bersama membahas dan mencari solusi permasalahan daerah demi masyarakat dan daerah yang Kita cintai ini,”ujar Andi Putra.

Walaupun sempat saling adu argumentasi beberapa saat diwaktu hearing akan hearing berakhir, Bupati dan Wabup tampak bersalaman usai hearing. Mereka berdua juga tampak berama-sama menandatangani absensi kehadiran hearing yang disodorkan staf sekretariat DPRD.Namun Wabup lebih duluan meninggalkan gedung DPRD Kuansing karena saat itu Bupati Mursini melayani wawancara sejumlah wartawan didepan ruang hearing.

Tidak hanya itu, langkah Bupati Mursini juga sempat terhenti sebentar menengahi adu argumentasi antara Plt.Sekda H Muharlius dan Ketua Komisi A, Musliadi diruang lobi DPRD Kuansing yang sempat terjadi.

Saat itu Bupati Mursini menenangkan Musliadi sementara Ketua Komisi C DPRD Kuansing, Andi Cahyadi dengan cepat merangkul dan membawa Plt. Sekda menjauh menuju mobil dinas Sekda .Setelah itu orang nomor satu Kuansing baru meninggalkan gedung dewan menggunakan BM 1 K.

Sementara itu Muharlius kepada wartawan diruang kerjanya  kepada wartawan mengatakan, antara eksekutif dan legislatif seperti sebuah keluarga dalam memajukan Kuansing. Karena itu katanya, Pemkab pasti akan membahas bersama dewan setelah semua proses usulan rasionalisasi tuntas direkap dan juga menjaga kebersamaan dengan mitra kerja termasuk dewan.( isa )