Portal Online Kebanggaan Masyarakat Kuansing

Pesta Narkoba, Empat Pria Paruh Baya Digerebek Polisi

Rabu,21 Februari 2017 | 09:41:00   Dibaca: 3994 kali
Pesta Narkoba, Empat Pria Paruh Baya Digerebek Polisi
Ket Foto : Barang bukti yang disita polisi dari para tersangka. ( fhoto humaspolresks)

TELUK KUANTAN – Satuan Reserse Narkoba Polres, Senin ( 20/2/2017 ) sekira pukul 11 malam menggerebek pesta sabu-sabu di salah satu rumah di Dusun II Desa Koto Lubuk Jambi kecamatan Kuantan Mudik, kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing), Riau. Empat orang pria paruh baya berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Kuansing.

Empat orang yang diduga ikut dalam pesta Sabu-sabu tersebut masing-masing A ( 35 ) warga desa Koto Lubuk Jambi, K ( 32 ) warga desa Muaro Tombang kecamatan Kuantan Mudik, J ( 30 ) warga desa Lubuk Ambacang kecamatan Hulu Kuantan dan LA ( 39 ) warga desa Sungai Manau kecamatan Kantan Mudik.
Dari hasil penggerebekan tersebut, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa 1 paket besar Sabu seberat 4,42 gram seharga . Rp.7.000.000,-. 1  paket kecil sabu-sabu seberat 0,42 gram sehargaRp.100.000. Seperangkat alat hisap Sabu, 1 buah HP Nokia Tipe N.1280, 1 buah HP Merk Black Berry  Tipe 9320, 1 buah HP merk Samsung Tipe GT E1205Y dan  1 buah HP merk Advan.

 

Kapolres Kuansing, AKBP Dasuki Herlambang melalui Kasubag Humas Polres, AKP Lumban G Toruan, Selasa ( 21/2/2017 ) pagi dalam releasenya kepada wartawan menjelaskan, sebelum dilakukan penggerekan, tim Opsnal Satres Narkoba Polres Kuansing mendapat info dirumah Anto (TO) sedang ada pesta Narkoba.

 

Meengetahui hal itu, tim Opsnal Sat Resnarkoba dipimpin Kasat Narkoba melakukan penyelidikan, dan setelah memastikan dirumah tersebut sedang terjadi pesta Narkoba, Tim langsung melakukan penggerebekan didalam sebuah kamar.

 

Saat penggerebakan ujar Lumban, ditemukan para tersangka diduga  sedang pesta Narkoba. Selanjutnya tim melakukan penggeladaan didalam kamar tersebut.

“ Keempat orang itu kemudian ditangkap, dan setelah diintegorasi mengakui sabu yang mereka miliki dibeli dari A ( DPO ) yang beralamat di desa Pulau Binjai dan Dumai seharga Rp 7 Juta, kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polri untuk pengusutan lebih lanjut,”ujar Lumban.( isa/rls)


Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
comments powered by Disqus
.