Kantor PT. TBS yang dirusak massa saat kejadian. ( ktc )

Ratusan Massa Mengamuk di PT.TBS, 1 Unit Kenderaan Dibakar dan Kantor Dirusak

Sabtu,13 Desember 2014 - 07:29:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Ratusan massa, Jumat ( ( 12/12/2014 ) malam mengamuk PKS I milik  PT. Tri Bakti Sarimas ( TBS ) yang ada desa Pantai di kecamatan Kuantan Mudik. Akibatnya sejumlah fasilitas perusahaan rusak dan satu unit kenderaan hangus terbakar akibat aksi massa ini. Aparat keamanan dan Satpam perusahaan sempat kewalahan menghadapi aksi massa tersebut.

Hal ini dibenarkan Kapolres Kuansing, AKBP  Bayuaji Irawan, S.Ik melalui Paur Humas Polres Kuansing, Ipda Musabi, Sabtu ( 13/12/2014 ) kepada wartawan.

" Memang terjadi aksi pengrusakan oleh massa di PT. TBS Jumat malam kemaren sekitar pukul 20.00 WIB,"ujar Ipda Musabi.

Diduga ujar Musabi, massa yang terlibat mengamuk di perusahaan ini berasal dari desa Pantai dan desa Cengar kecamatan Kuantan Mudik.

Sebelum kejadian ini ujar Musabi, sekitar pukul 19.00 WIB malam itu, petugas PAM dari Brimob dan Satpam perusahaan berusaha melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian buah sawit milik perusahaan . Saat hendak ditangkap pelaku berhasil melarikan diri, namun petugas dapat mengamankan kenderaan yang diduga milik pelaku yang tertinggal dan selanjutnya kenderaan itu diamankan di Mapolres Kuansing.

Diduga atas kejadian tersebut, para pelaku pencurian dan kelompoknya melakukan aksi balasan ke kantor PT. TBS dan melakukan aksi pengrusakan fasilitas kantor dan membakar satu unit mobil milik perusahaan. Saat berada di TKP aparat berusaha meredam aksi massa agar tidak semakin anarkis. Namun beberapa jam kemudian, aparat dapat mengendalikan situasi dan memukul mundur massa untuk mencegah kerusakan lebih parah.

" Kerugian belum dapat ditaksir, dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut,"ujar Musabi.

" Namun situasi pasca amukan warga Jumat malam dan hingga Sabtu siang sudah kondusif dan dalam keadaan terkendali,"pungkas Musabi. ( isa )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT