Manajemen PT. RAPP berfose bersama usai upacara dilapangan upacara Pemkab Kuansing. ( ktc )

Ikut Upacara Peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke-32, RAPP Bantu 2.000 Pohon

Kamis,26 Maret 2015 - 05:46:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...


TELUK KUANTAN - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menyerahkan bantuan sebanyak 2.000 bibit tanaman eucalyptus kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, guna menghijaukan kompleks perkantoran Bupati. Penyerahan bibit pohon penghijauan tersebut bersempena peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke-32 yang dilaksanakan di Kantor Bupati Kuantan Singingi, Teluk Kuantan, Kuansing.

 

"Dalam kesempatan ini, kita menyalurkan bibit eucalytus sebanyak 2.000 pokok yang akan ditanam di Kompleks Perkantoran Bupati," ujar Stakeholder (SHR) Manajer RAPP untuk Kuansing dan Kampar Edy Yusuf didampingi Staff Officer Eka Haris, Kamis (26/3/2015) di Teluk Kuantan, usai upacara. Hadir dalam upacara tersebut jajaran Estate Manajer RAPP beserta tim lainnya dari Estate Logas, Estate Baserah dan Estate Cerenti.

 

Edy menambahkan, komitmen RAPP dalam melestarikan lingkungan terus diwujudkan melalui berbagai program. Salah satunya komitmen mendukung program pemerintah, baik di bidang kehutanan, lingkungan, pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat.

 

"Salah satu tujuan kita mengikuti upacara ini, untuk memberikan semangat kepada rimbawan bagaimana menjaga hutan tetap lestari. Semangat ini juga harus menular dan menggelora di masyarakat," ujar Edy.

 

Dengan adanya bantuan bibit pohon tersebut, dirinya berharap adanya kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder terutama dalam menjaga lingkungan. Selain mendukung kegiatan pemerintah, melalui peringatan Hari Bhakti Rimbawan ini juga muncul budaya menanam sebagai warisan bagi generasi yang akan datang ke depannya.

 

"Program penghijauan merupakan program reguler yang berkelanjutan dan kami terus memberikan dukungan kepada rimbawan,” jelasnya.

 

Berbagai program berkaitan dengan lingkungan juga ditujukan terutama bagi generasi muda agar memiliki semangat penghijauan sejak dini dan menularkan budaya menanam demi kelestarian lingkungan kita bersama.

 

"Untuk itu lah kita memprakarsai dibentuknya KPL (Komunitas Pecinta Lingkungan.red) di setiap Kecamatan., supaya kegiatan menanam tidak terputus," pungkas Edy.( rls/mad )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT