Dokumentasi KTC

MUI Kuansing Serukan Agar Umat Islam Tak Melakukan Aktivitas PETI

Rabu,28 Oktober 2014 - 04:30:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Berdasarkan hukum Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuantan Singingi memastikan, bahwa aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) itu haram. Pasalnya, aktivitas PETI secara nyata mengancam keberlangsungan kehidupan umat manusia dan merusak lingkungan.

Atas dasar tersebut, MUI Kuansing menyerukan agar umat Islam menjauhi dan meninggalkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) ini."Secara hukum Islam, PETI itu dapat dipastikan haram. Oleh karena itu, kita minta kepada umat Islam untuk meninggalkan (PETI) dan secepatnya bertobat," seru Wakil Ketua MUI Kuansing, Ahdanan Saleh SAg MPd yang dimintai tanggapan soal maraknya aktivitas PETI di Kuansing, Minggu (26/10/2014) kemaren di Taluk Kuantan.

Dari pandangan Islam, kata Ahdanan Saleh, apa yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup ada beberapa ketentuan yang dipedomani, antara lain, mencari kebutuhan hidup itu harus halal lagi baik, usaha yang dilakukan itu jangan sampai merusak orang lain.

"Kami yakin, aktivitas PETI yang dilakukan sebagian masyarakat itu pasti untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun dalam mencari kebutuhan hidup harus ada aturan yang kita ikuti sebagaimana disyariatkan oleh agama kita," katanya.

Wakil Ketua MUI ini menjelaskan, usaha yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan hidup itu harus halal lagi baik, dan
termasuk cara untuk mendapatkannya. Kemudian, usaha yang dilakukan tidak merusak orang lain, bumi dan lingkungan.

"Ya, disinilah tepatnya, bahwa usaha yang dilakukan oleh sebagian kecil masyarakat itu, akibat perbuatannya, bumi dan lingkungan menjadi rusak, bahkan mendatangkan penyakit bagi orang lain," jelasnya.

Oleh karena itu, apabila ditinjau dari hukum Islam, maka usaha aktivitas PETI dapat dipastikan haram. Makanya, umat Islam yang tersebar di seluruh wilayah Kuansing untuk meninggalkan secepatnya dan bertobat. "Maka carilah usaha yang halal lagi baik," imbaunya.(Utr)

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT