TELUK KUANTAN - Dengan mengglobalnya Pacu Jalur didunia berpotensi memicu kedatangan turis mancanegara.

Salah satu yang menjadi perhatian Pemkab Kuansing yakni pembenahan sarana dan prasarana tepian Narosa Teluk Kuantan tempat berlangsungnya puncak pacu jalur setiap tahun.
Pemkab telah menuntaskan DED dan masterplan kawasan water front city Narosa. Biaya yang akan digelontorkan untuk mewujudkannya memang sangat besar.

Menurut Sekretaris Dinas PUPR Kuansing, Deswan Antoni, dana untuk pembangunan water front city Narosa sebesar Rp 130 Milyar.
Usulan pembangunanya sudah disampaikan ke Kementrian PUPR saat audiensi Gubri bersama Bupati dan Walikota di Riau kesejumlah kementrian beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kawasan water front city Narosa mulai dari jembatan Pulau Bungin hingga jembatan gantung desa Sawah.
" Kedua sisi tebing menjadi bagian dari penataaan kawasan water front city Narosa,"katanya, Selasa (8/7/25).

Penataan dilakukan dengan membangun turap penahan tebing untuk lokasi penonton dan kegiatan lain layaknya lokasi wisata.
Titik pusat water front city Narosa berada ditugu Jalur saat ini. Disana akan ada fasilitas penunjang seperti ruang terbuka hijau, fasum seperti gedung untuk kamar kecil, musholla, kantor pengelola, areal parkir hingga Pujasera.
Dengan dana yang demikian besar menurutnya perlu dukungan pusat dan provinsi.
“ Dengan viralnya Pacu Jalur didunia internasional dan mengharumkan nama Indonesia hendaknya membuat pusat dan provinsi segera membantu Kuansing mewujudkannya. Ini demi nama baik negara Kita juga,”pungkasnya. ( ms )

