TELUKKUANTAN – Taman media atau pembatas dua jalur dijalan Sungai Jering-Kari terkesan tidak terurus. Taman median yang seharusnya memperindah justru sebaliknya.
Selain ditumbuhi semak juga tidak tampak upaya penananaman pohon dan bunga guna mempercantik taman median jalan ini.
Penanaman terakhir dilaksanakan Kadis Lingkungan Hidup dijabat Deflides Gusni. Deflides Gusni sempat menanam pohon pelindung ketapang mini dari depan rumah dinas Ketua DPRD sampai pertigaan Sungai Rumbio desa Koto Kari.
Dimasanya juga ditanam pohon pucuk merah dari depan rumah dinas Ketua DPRD sampai gardu Induk PLTA. Setelah itu penanaman pohon pucuk merah juga berhenti. Padahal dapat meningkatkan keindahan kota.
Hal yang sama terlihat pada taman median jalan Wisma Hasanah - Pulau Bungin. Setelah Deflides Gusni pindah tidak tampak usaha penanaman pohon dan bunga guna memperindah salah satu jalan utama di kota Teluk Kuantan itu. Padahal jika ditanam pohon pucuk merah dan bunga semakin menampilkan wajah indah kota Teluk Kuantan. Apalagi dalam waktu dekat Kuansing menjadi tuan rumah MTQ Riau dan pacu jalur.
Plt Kadis Lingkungan Hidup Kuansing, Delis Martoni yang dikonfirmasi pembenahan taman median jalan terkendala dana.
" Untuk saat ini karena efisiensi anggaran tidak dianggarkan,"ujarnya, Senin ( 20/4/26). ( nto )