Jelang Pacu Jalur dan Musim Kemarau, Bupati Kuansing Minta PETI Dibersihkan di Sungai Kuantan

Senin, 21 Juli 2025 | 13:40:00 WIB
Air sungai Kuantan yang keruh akibat dompeng. Tangkapan layar istimewa

TELUKKUANTAN – Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM gerah melihat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang terjadi di sepanjang Sungai Kuantan. 

Padahal ivent pacu jalur sudah digelar dan puncaknya di Tepian Narosa Telukkuantan, 20-24 Agustus 2025 mendatang.

Dengan viralnya pacu jalur ditingkat dunia, sejumlah tamu penting negara, seperti menteri, duta besar negara sahabat, YouTuber mancanegara dan wisatawan asing lainnya akan ramai datang ke Kuansing.  Kuansing akan menjadi sorotan dunia.

Namun sungai Kuantan yang keruh dan kotor menjadi pemandangan  yang tidak nyaman dilihat.

Oleh karena itu, Suhardiman Amby meminta Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat SIK MH untuk bisa melakukan penertiban PETI terutama yang melakukan aktivitas di sepanjang Sungai Kuantan.

‘’Saya berharap PETI bisa bersih di sepanjang Sungai Kuantan. Minimal, saat penyelenggaraan iven pacu jalur ini pak Kapolres,’’ ujar H Suhardiman Amby, Ahad (20/7/25).

Selain itu, di musim kemarau sekarang, masyarakat juga tidak dapat menggunaoan air sungai untuk mandi lagi. Sementara banyak sumur warga yang sudah kering tak berair.

Terkait permintaan orang nomor satu di Kuansing itu, Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat kepada wartawan mengatakan,  akan melakukan pendalaman bagaimana upaya penanganan dan pencegahannya di lapangan.

Namun aesuai instruksi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, kata Kapolres, persoalan aktivitas PETI yang merusak lingkungan di wilayah Kabupaten Kuansing menjadi perhatian khusus Polres Kuansing di bawah komandonya.

‘’Persoalan lingkungan ini sudah tentu menjadi perhatian bersama, dengan pemerintahan, masyarakat,’’ ujar mantan Kapolres Kepulauan Anambas itu.

AKBP Raden Ricky menegaskan, aktivitas PETI yang terjadi menjadi perhatian khusus jajarannya. Secara bertahap dia akan berupaya mengurangi aktivitas PETI di Kuansing sehingga Sungai Kuantan ataupun lingkungan tidak tercemar dan meluas.

Oleh sebab itu Kapolres meminta dukungan semua pihak, agar lingkungan Kuansing tidak tercemar lebih luas. 

‘’Saya terima kasih dan mohon dukungan sebagai warga Kabupaten Kuansing yang baru,’’pungkas Kapolres. ( sumber : riaupos.co )

Terkini