TELUKKUANTAN - Abrasi terus mengancam bangunan disepanjang Sungai Kuantan. Termasuk di kawasan Kedai Kopi Bunguar Desa Pauh Angit Kecamatan Pangean.
Menurut Zulfi Yusri. pemilik Kedai Kopi Bunguar tebing tanah yang tersisa berjarak 1 meter dari kedainya dan bangunan lain yang ada disana.
" Sempat abrasi sekali lagi maka sampai ke kedainya,"ujarnya
Ia bersama warga lainnya sekarang sangat cemas dan khawatir berat. Sebab tidak lama lagi datang musim penghujan. Ancaman abrasi akan semakin nyata.
Abrasi tidak hanya mengancam kedai kopinya namun juga bangunan Poskedes, rumah warga dan jalan kabupaten.
Zulfi Yusri berharap Pemkab Kuansing, Pemprov Riau dan pusat segera membangun turap atau penahan tebing dilokasi tersebut. Jika terlambat membahayakan pemilik bangunan disana.
“ Harapan juga disampaikan pada anggota DPRD Kuansing, provinsi dan pusat,”harapnya.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kuansing, Zulderi, sudah mengetahui kondisi abrasi sungai Kuantan dilokasi tersebut.
Pihaknya juga sudah memberi tahu pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera ( BW2S) III di Pekanbaru aga mendapat perhatian serius.
Bahkan pihak BW2S III di Pekambaru sudah turun ke lokasi melakukan survey lapangan.
" Dinas PUPR dan Pemkab Kuansing bersama masyarakat terus berusaha agar segera dibangun turap atau penahan abrasi dilokasi itu,"katanya, Rabu (23/9/26). ( ms )

