TELUK KUANTAN - Pelaksanaan pacu jalur tradisional di Tepian Narosa tinggal menghitung hari, 20 sampai 24 agustus mendatang. Pacu jalur tahun ini terasa istimewa setelah pacu jalur mendunia lewat trending aura farming di berbagai platform digital. Tradisi ratusan tahun milik warga Kuantan Singingi atau Kuansing ini pun menjadi perhatian dunia.
Demam pacu jalur tidak berhenti sampai diruang digital. Aksi menari Rayan Arkhan Dikha dan kawan kawan menyihir petinggi negara. Membuat pihak istana negara mengundang mereka hadir memeriahkan HUT RI ke- 80 dihadapan Presiden dan Wapres, Ketua lembaga tinggi negara, mentri, para duta besar dan tamu penting lainnya. Undangan yang menghadirkan rasa bangga kepada masyarakat Kuansing dan Riau
Efek dari itu, gelombang wisatawan diperediksi bakal datang ke Kuansing. Baik dari nusantara maupun manca negara. Kerja besar bersama warga Kuansing menjadi penentu suksesnya.
Mengingat hal ini, Ketua Himpunan Petani Sawit Kuantan Singingi atau HPSKS, Andi Nurbai, SP meminta anggotanya untuk berperan aktif membantu pemerintah daerah mensukseskan pacu jalur.
Menurutnya bantuan dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana namun mengena dan berkesan bagi tamu-tamu.
" Kalau ada wisatawan butuh informasi seperti rute jalan, hotel, rumah makan, rumah ibadah dan fasilitas umum lain bantu dengan semaksimal mungkin dan dengan keramahan,"ujarnya, Sabtu (16/8/25) didampingi sekretaris dan bendahara HPSKS, Zakia Ulfa dan Edo Fairus.
Bantuan lain dapat dilakukan dengan menciptakan arena pacu jalur yang nyaman, dengan mempelopori membuang sampah pada tempatnya.
" Bagi wisatawan selain unsur unik dan menarik, kebersihan dan kenyamanan juga faktor utama. Contoh diatas bagian dari hal-hal kecil yang dapat dilakukan warga termasuk anggota HPSKS untuk mensukseskan pacu jalur yang telah mendunia "katanya.
Ia juga meminta anggota HPSKS bergabung dengan relawan-relawan yang banyak terbentuk untuk membantu pelaksanaan pacu jalur. Karena ini merupakan.pekerjaan besar yang mempertaruhkan nama daerah dan tidak dapat dilakukan pemerintah daerah semata.
" Semua stake holder harus membantu termasuk anggota HPSKS,"ujarnya.
Mengingat pacu jalur tahun ini sangat viral, pemerintah daerah dalam pandangannya telah bekerja maksimal mensukseskannya, baik pemerintah provinsi dan kabupaten.
" Untuk itu HPSKS menyampaikan apresiasi kepada Gubri Abdul Wahid dan Bupati Suhardiman Amby dan jajaran yang telah bertungkus lumus dalam kurun waktu dua bulan belakangan menyukseskan agenda besar ini,"katanya.
Terimakasih juga kepada Pangdam Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau beserta jajaran yang mengamankan pacu jalur bagian penting lainnya dalam sebuah acara.
" Juga kepada ninik mamak, pemangku adat dan masyarakat pada umumnya, "kata mantan Ketua Komisi B DPRD Kuansing itu.
Seterusnya, HPSKS kata Andi Nurbai berharap pacu jalur tahun ini berjalan sukses, aman dan lancar dari awal hingga akhir. Lewat pacu jalur memberi pendapatan pada masyarakat dan pemerintah daerah.
“ Sukses dalam pelaksanaan, sukses memberi pendapatan pada warga dan pemerintah,”harapnya.
HPSPKS sendiri katanya akan memberi bonus pada jalur. Ini sebagai bentuk rasa terimakasih petani sawit di Kuansing kepada pengurus jalur, pemacu, tukang tari, timbo ruang dan tukang onjai yang telah menjaga dan merawat tradisi ratusan ini bertahan sampai saat ini.( ms )

