TELUK KUANTAN - Atraksi memukau Dikha tukang tari dihaluan depan Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo desa Pintu Gobang Kari kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing Riau seketika trending di platform media sosial ternasional.
Terlebih setelah akun Tiktok resmi klub sepakbola Paris Saint-Germain atau PSG memposting atraksi para pemain yang meniru gaya Dika dengan tajuk The Aura Farming on Boat.
Postingan klub sepakbola juara liga Champions semakin membuat Pacu Jalur meluncur dijagat platfom Medsos dunia. Sebab klub tersebut punya pengemar diberbagai belahan duna.
Aksi viral Dikha menambah berkah bagi tradisi Pacu Jalur kebanggaan warga Kuansing. Karena semakin dikenal dunia. Namun berkah juga buat Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo dan Dikha sendiri.
Setelah videonya viral, salah satu jalur kebanggaan Kenegerian Kari langsung mendapat sponsor.
" Alhamdillah salah satu lembaga dari Jakarta langsung menjadi sponsor Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo yakni Boat Dancer Kita Group. Mereka sudah mentransfer dana sponsor Rp 20 juta pada Rabu (2/7/25) malam,"kata Pj Kades Pintu Gobang Kari, Dadang Mutaqqin, Kamis ( 3/7/25).
" Alhamdulillah banyak berkah setelah viralnya aksi tukang tari jalur Kami. Dikha sendiri juga mendapat donasi yang diantarkan langsung oleh orang kerumah orang tuanya,"sambung Dika.
Namun berkah yang paling utama menurut Dadang, Pacu Jalur semakin dikenal dunia.
" Ini menjadi kebanggaan tak terkira bagi keluarga, desa Kami, Kuansing, Riau dan negara Kita,"kataDadang.
Lalu siapa sosok Dikha. Menurut Dadang, Dikha memiliki nama lengka Rayyan Arkan Dikha. Siswa kelas V SD Negeri 014 Pintu Gohang Kari lahir di Desa Koto Kari, 28 September 2014. Dika merupakan putra dari Jupriono dan Rani Ridwati.
Menurut Dadang, Dikha sudah menjadi tukang tari jalur Tuagh Koghi Dubalang Ghajo selama dua tahun.
" Sebelum Dikha, adiknya yang menjadi tukang tari,"kata Dadang.
Untuk menjadi tukang tari menurutnya tidak sembarangan dan ditunjuk oleh pengurus Jalur. Harus ada bakat memahami pola tari dan latihan menjaga keseimbangan.
" Syarat lain harus pandai berenang,"katanya.
Dadang berharap dengan semakin populernya Pacu Jalur hingga level dunia menjadikan tradisi kebanggaan ini semakin maju dan lestari dimasa datang.
" Sangat membanggakan tradisi kebanggaan Kita ini,"pungkasnya. ( nto )

