TELUK KUANTAN - Saat trend aura farming Dhika perlahan berlalu, sekarang warganet semakin tergila-gila dengan goyang senso.
Peniru goyang senso pacu jalur tidak semata didalam negeri namun telah merambah ke luar negeri. Salah satunya ditiru oleh pelajar di Jepang.
Goyang senso identik Davi, sang tukang tari jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari desa Sikakak Kecamatan Cerenti, Kuansing, Riau.
Davi sendiri dinobatkan sebagai tukang tari terbaik pada festival pacu jalur tradisional tahun 2025 di tepian Narosa Teluk Kuantan.
Gerakan menggerakan kaki ke depan dan belakang sambil meniru seseorang yang sedang menghidupkan mesin senso dikreasi menjadi energik oleh para warganet.
Gerakan Senso Davi semakin membuat wargnet terpincut saat dikolaborasi para atraksi seseorang yang sedang meengkol ( menghidupkan ) mesin RX King.
Perpaduan gaya Senso dan RX King saat ini sedang berseliweran dijagad platform media sosial.
Video-video singkat atau shorts dan rheel memenuhi ruang medsos. Penirunya tidak semata anak muda, namun juga anak-anak kecil hingga dewasa.
Mereka menampilkan goyang senso dengan ritme cepat sehingga mampu menghadirkan ruang semangat dan kebahagiaan bagi yang melakukan dan menontonnya.
Goyangannya yang energik membuat goyang senso terus menggelinding. Goyang senso pacu jalur menjadi pilihan warganet disamping goyangTabola Bale yang juga sedang trending.
Viralnya goyang senso bakal menjadi energi pemikat penonton pacu jalur HUT Kuansing 10 sampai 12 Oktober mendatang. ( nto )

