Gusri

Makin Sulit Nafkahi Keluarga, Guru Bantu Memohon Gaji Sejak Januari Dibayarkan

Kamis,21 April 2021 - 03:46:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Para Guru bantu provinsi di Kabupaten Kuansing memohon pada Pemkab Kuansing agar gaji mereka sejak Januari dapat dibayarkan. Sebab para pahlawan tanda jasa ini sangat membutuhkan gaji tersebut demi menafkahi keluarga.

"Kami memohon pada pemerintah bisa dibayarkan gaji kami sejak Januari," pinta Ketua Guru Bantu Provinsi di Kuansing, Gusri saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/4/2021).

Diakuinya, permasalahan gaji guru bantu provinsi ini terjadi tidak semata di Kuansing melainkan seluruh Riau.

Namun tahun-tahun lalu, katanya, pertengahan April gaji mereka sudah cair. Tapi saat ini sudah memasuki akhir April gaji mereka tidak kunjung jelas. Gaji yang tersendat mulai sejak Januari hingga April 2021 atau sebanyak empat bulan.

"Kami ngak terlalu tau dimana permasalahannya sehingga tersendat. Agak lama sekarang. Kami hanya ingin gaji dibayar," ucapnya.

Di Kuansing sendiri saat ini terdapat 507 orang guru bantu propinsi yang mengajar ditingkat SLTA sederajat. Akibat gaji tak kunjung jelas, mereka sudah pada kesusahan menafkahi kebutuhan rumah tangga.

"Ada guru kita yang nunggak kontrakan rumahnya. Ada yang kredit di bank. Belum lagi kebutuhan dapur," ucapnya lirih. Walau gaji tersebut belum dibayarkan para guru bantu katanya masih menjakankan kewajiban mengajar murid di sekolah.

Plt kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, Masrul Hakim membenarkan gaji guru bantu propinsi belum dibayar sejak Januari.

"Iya. Guru bantu propinsi belum terima gaji," kata Plt kepala Disdikpora Kuansing, Masrul Hakim, Rabu (21/4/2021).

Masrul mengatakan untuk guru bantu propinsi terkendala akibat dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pergeseran.

"BPKAD buat DPA pergeseran dulu. Kalau Dana Bankeu (Bantuan Keuangan) Provinsi yang jadi sumber gaji guru bantu provinsi di Kuansing sudah masuk ke DPA pergeseran, kita akan ajukan langsung," katanya. ( mad )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT