JAKARTA - Kondisi Abdul Qodir Jaelani ternyata masih parah. Pascamenjalani serangkaian operasi, darah yang masuk ke paru-paru Dul -sapaan akrabnya- masih terus mengucur.
"Setelah kemarin diambil 350 cc, ternyata darahnya semakin banyak, hari ini diambil lagi. Mudah-mudahan darah itu bukan dari paru-paru. Temuan itu masih dicari tahu," kata Ahmad Dhanni, ayah Dul, saat ditemui di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, Rabu (11/9).
Untuk mengeluarkan cairan darah tersebut, bagian dada Dul kini dilubangi. Kemudian dokter menanamkan jarum untuk mengeluarkan sebagai jalan untuk keluarnya darah.
"Sekarang dadanya lagi dilubangin. Semalam darahnya disedot dengan menggunakan jarum. Temuan hari ini lebih dari 350 cc," jelas Dhani.
Ia juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Dul. Namun Dhani melihat anaknya masih sangat ketakutan karena memang nyaris mati.
"Dia dilanda ketakutan yang luar biasa sekali. Dia pikir dia mau mati, makanya takut sekali," ungkap Dhani.
Ahmad Dhani juga mengaku bingung dengan darah yang keluar dari paru-paru Dul. "Saya gak tahu apakah disebut bocor atau pendarahan, saya bingung juga. Saya juga gak dapat jawaban," kata Dhani. ( sumber : jpnn.com)
Dada Dilubangi, Dul Takut Mati
Redaksi
Rabu, 11 September 2013 - 08:38:00 WIB
fhoto : jpnn.com
Pilihan Redaksi
IndexWah, Terinspirasi dari Jokowi, Pasangan Lurus Luncurkan Kartu Riau Sejahtera
Berniat Beli Senpi dengan Upal, 2 Pemuda Dikerangkeng
Sukarmis : Kuansing Dukung Ketua Golkar Riau Jadi Cagubri
Sekda Buka Acara Legal Drafting Penyusunan Prohuda
Ustazah Mama Dedeh Bakal Meriahkan HUT Kuansing
Lakukan Reevaluasi Pendirian Kabupaten Kuansing
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukum
Promosi, Putra Kuansing Priandi Firdaus Dilantik Jadi Kasidik Kejati Kepri
Jumat, 05 Juni 2026 - 08:23:03 Wib Hukum
Kejari Kuansing Raih Penghargaan Nasional, Harun Sunadi: Amanah Tingkatkan Pelayanan Hukum
Rabu, 27 Mei 2026 - 10:38:39 Wib Hukum
Penimbunan Lahan Skala Besar Dijalan Rustam S Abrus, Bapenda akan Cek Pajak Galian C
Sabtu, 07 Maret 2026 - 17:37:06 Wib Hukum

