Jalan disekitar Tugu Carano ke arah Pasar Teluk Kuantan akan diperlebar menjadi 20 meter. ( ktc )

Jalan Senambek - STM Bakal Diperlebar Jadi 20 Meter

Rabu,10 September 2013 - 07:40:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN-Jalan Proklamasi Kemerdekaan terutama dari Senambek Kelurahan Sungai Jering hingga Simpang STM Kelurahan Simpang Tiga Teluk Kuantan bakal diperlebar menjadi 20 meter. Ruas jalan ini akan menjadi salah satu jalan utama di kota Teluk Kuantan. Disamping ruas jalan tersebut juga akan ditingkatkan sejumlah ruas jalan lainnya seperti Sungai Jering Teluk Kuantan - Sentajo.

"Tahun 2014 Pemkab fokus membenahi ruas jalan Kota Teluk Kuantan, karena itu sejumlah ruas jalan utama akan dibenahi," ujar Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air Kuansing, Azwan didampingi Kabid Peningkatan Jalan, Nasri Edi, Selasa (10/9/2013 ) di Teluk Kuantan.

Menurut Azwan ruas jalan Senambek - STM saat ini lebarnya mencapai 9 meter, dengan demikian akan ditambah lagi 9 meter. Dua meter lainnya untuk drainase dan trotoar.

"Jadi penambahan 4.5 meter samping kiri dan kanan ditambah 2 meter untuk trotoar dan drainase," ujarnya.

Namun karena pekerjaan ini membutuhkan kesiapan yang matang, sebelum dimulai dilakukan perencanaan teknis. Apalagi selain pelebaran jalan, juga akan dilakukan pembangunan media jalan sebagai lokasi areal hijau.

"Jadi ruas jalan ini nantinya terdiri dari dua ruas jalan ditengah-tengahnuya ada median jalan," ujarnya.

Disamping itu, sebut Azwan ruas jalan Sungai Jering - Sentajo juga akan terus ditingkatkan dengan pengaspalan ruas jalan ini sehingga semakin layak. Apalagi diruas jalan ini juga banyak terdapat perkantoran pemerintah. Sementara itu Ketua Lembaga Peduli Kuansing, Ilyas berharap sebelum dilaksanakan dilakukan pengkajian yang matang soal dampak sospol pelebaran ruas jalan Senambek - STM, apalagi tahun 2014 merupakan tahun politik.

Menurutnya pelebaran jalan yang menggunakan tanah masyarakat mau tidak mau akan berdampak pada citra pemerintah. Apalagi jika tanah warga yang terpakai tidak diberi ganti rugi. Sebab kawasan jalan ini sudah sangat maju dan berkembang, penggunaan tanah warga tentu akan membuat mereka berpikir banyak karena rata-rata bangunan disepanjang ruas jalan ini merupakan bangunan usaha dan perkantoran.

"Saya pikir momennya harus dipertimbangkan dengan matang, jangan sampai karena momen yang kurang pas menjadi bahan untuk membikin opini yang tidak baik, padahal maksudnya baik," pungkasnya menyarankan. ( isa )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT