Ilustrasi. ( grc/ktc )

Napi Teroris Diungsikan ke Markas Brimob Polda Riau

Jumat,23 Agustus 2013 - 01:48:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

PEKANBARU -Dua narapidana yang kabur dari Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, sebelumnya telah berhasil ditangkap oleh Tim Densus 88 di Kandis. Setelah sempat bermalam di Polsek Kandis, keduanya saat ini telah digiring ke Markas Korps Brimob Polda Riau di Pekanbaru.


Kapolres Riau AKBP Sugeng Putut Wicaksono yang dihubungi Jumat (23/8/2013), mengatakan, keduanya saat ini masih dalam pemeriksaan intensif oleh Tim Densus 88 di Mako Brimob Polda Riau.


Ia mengatakan, Tim Densus 88 Mabes Polri menangkap Agus Sunyoto alias Syafaruddin alias Gapek (28) dan Ridwan alias Ismail (52) dilakukan pada Kamis (22/8) pukul 05.30 WIB di Jalan Bambu Kuning, Pasar Minggu, Kelurahan Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau.


Keduanya sempat ditahan dan diperiksa di Polsek Kandi sebelum akhirnya digiring ke Mako Brimob Polda Riau.


Agus Sunyoto alias Syafaruddin alias Gapek dan Ridwan alias Ismail adalah dua warga terduga teroris yang terlibat dalam perampokan Bank CIMB Niaga, Medan dan penembakan di Polsek Hamparan Perak.


Kapolres mengatakan, sejauh ini pihaknya juga masih terus melakukan pengembangan dengan menyisir tempat persembunyian dua warga terduga teroris tersebut. "Peyisiran bertujuan untuk mencari bukti-bukti tambahan untuk memperkuat keterlibatan mereka dalam aksi-aksi teror," katanya.


Selain itu, demikian Putut, penyisiran dilakukan juga untuk mengantisipasi kemungkinan dua napi terorisme lainnya yang bisa saja juga bersembunyi di lokasi yang sama.


"Biasanya, teroris memiliki jaringan yang sama sehingga sangat dimungkinkan satu sama lain saling berkaitan. Apalagi mereka juga sama-sama menjadi warga binaan di Lapas Tanjung Gusta Medan," katanya.


Untuk diketahui, pada Kamis malam (11/7/) telah terjadi kerusuhan di Lapas Kelas I Tanjung Gusta hingga membuat sekitar 212 warga binaan kabur. Sebanyak 114 diantaranya hingga Selasa (20/8) telah berhasil ditangkap, dan kini bertambah dua lagi sehingga totalnya menjadi 116 orang (termasuk dua napi terorisme).( detik.com )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT