Fhoto riauterkini.com

6 Tim Sukses Syamsurizal Disekap dan Dipukuli

Senin,03 Juni 2013 - 01:24:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

PEKANBARU-Lima dari enam yang mengaku sebagai pekerja di Sekretariat Tim Sukses Bakal Calon Gubernur Riau (Balon Gubri) dipukuli dan disekap di Hotel Azizah Pekanbaru oleh pihak donatur, Suwandi dan Rahmat.

Kedua korban, Donald (30) dan Hakim (30) dilepaskan oleh donatur setelah membuat surat pernyataan yang berisi kesepaktan tidak mengadukan kasus pemukulan dan penyekapan ke pihak kepolisian.

Donald yang dijumpai riauterkinicom di SPKT Polda Riau, Senin (3/6/13), menyebutkan keempat rekannya masih disekap di Hotel Azizah. Dari empat yang masih disekap terdapat perempuan tetapi mereka tak apa-apa.

"Kami dijemput di Hotel Mayang Garden oleh orang-orang Suwandi, pihak donatur. Mereka beranggapan kami menyembunyikan Munis, yang mengaku Ketua Tim Sukses Syamsurizal," tuturnya.

Dikatakan Donald dan Halim, donatur Suwandi dan Rahmad merasakan keberatan atas tagihan hotel sebesar Rp208 juta. Tagihan hotel itu berasal Donald Cs yang membuka kantor Sekretariat Tim Sukses Syamsurizal di beberapa hotel 2 minggu Hotel Angkasa, 1 minggu Drego, 2 hari di Premere Hotel dan beberapa hari di Hotel Mayang Garden, Pekanbaru.

 "Pak Suwandi keberatan dengan tagihan hotel kami. Lalu dia menanyakan langsung ke Syamsurizal. Dan Pak Syamsurizal hanya mau membayar 20 persen dari tagihan hotel," tuturnya.

Suwandi yang jengkel, ungkap Donald, lalu mencari Munis, Ketua Tim Sukses Syamsurizal tapi tak ketemu. Suwandi menyangka Donald Cs menyembunyikan Munis. Donal dan beberapa anggotanya kemudian dipukul oleh orang-orang Suwandi yang berjumlah 10 orang.

"Kami dibawa dari Hotel Mayang Garden ke Hotel Azizah. Kami dipukuli dan disekap di Hotel Azizah. Saya dan Halim kemudian dilepaskan setelah membuat surat perjanjian yang isinya tak akan melaporkan peristiwa ini ke polisi. Kami tak tahu bagaimana nasib kawan kami yang empat orang lagi yang masih disekap di Hotel Azizah," tutupnya. ( rtc/ktc)

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT