261 Jamaah Ikut Manasik Haji, Jamaah Agar Menjaga Ibadah dan Hati

261 Jamaah Ikut Manasik Haji, Jamaah Agar Menjaga Ibadah dan Hati
Manasik JCH Kuansing 2025

TELUK KUANTAN- Sebanyak 261 jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Kuantan Singingi mengikuti manasik haji tingkat kabupaten di aula Kemenag Kuansing, Senin (14/4).

Kegiatan manasik haji yang dibuka Wakil Bupati Kuansing H Mukhlisin tersebut dihadiri langsung Kepala Kantor Kemenag Provinsi Riau Dr H Muliardi, Plh Kepala Kemenag Kuansing Dr H Bakhtiar Saleh dan JCH asal Kuansing.

Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Dr H Muliardi dalam arahnnya mengatakan jamaah haji Kuansing akan bergabung dengan jamaah haji Kabupaten Indragiri Hulu di Kloter 10 Embarkasi Batam (BTH).

"Insya Allah Kuansing akan bergabung dengan Inhu di Kloter 10 BTH," kata Muliardi.

Masih kata Muliardi, jamaah haji Provinsi Riau yang berangkat haji tahun ini sebanyak 5.047 orang yang tergabung dalam 12 kloter. Dijadwalkan kloter pertama Riau akan diterbangkan ke tanah suci tanggal 3 Mei mendatang.

"Jumlah kloter Riau paling banyak dibanding provinsi lainnya," katanya.

Menurut Muliardi Ibadah haji adalah ibadah paripurna. Artinya, ibadah haji ini memadukan ibadah rohani dan jasmani. Maka ia berpesan kepada jamaah agar menjaga ibadah saat di tanah suci.

"Jaga ibadah, jaga hati. Kalau ada sifat hasat, dengki, maka bersihkan. Supaya rohani spiritual bapak dan ibu sehat walafiat dan bisa melaksanakan rangkaian ibadah dengan baik," katanya

Sementara Wabup Kuansing H Mukhlisin mengatakan manasik haji bertujuan untuk mengurai kesalahan selama pelaksanaan ibadah haji dan menambah kekhusukan.

"Serta untuk mempersiapkan mental sebelum pelaksanaan ibadah haji di tanah suci. Mari ikuti prosesi manasik haji dengan baik. Pelajari tata cara haji yang benar," harap Wabup.

Menurut Mukhlisin, manasik merupakan kegiatan rutinitas setiap tahun yang digelar Kemenag Kuansing. Tujuannya adalah supaya JCH  tatkala menjalankan ibadah haji mempunyai modal ilmu pengetahuan.

"Manasik ini sangat penting, dari segi kesehatan dicek, dari segi ilmu pengetahuan dalam menjalankan ibadah juga diajari. Sehingga memudahkan jamaah kita saat beribadah di sana (Mekah,red)," pungkasnya.( ms)

Berita Lainnya

Index