Dua Rakit PETI tak Beroperasi Dibakar Polis

Dua Rakit PETI tak Beroperasi Dibakar Polis
Dok Polres Kuansing

TELUK KUANTNA  - Praktik ilegal penambangan emas tanpa izin (PETI) masih marak di Kabupaten Kuansing. Salah satunya di Desa Kasang Limau Sundai Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Senin (15/1/24).

Operasi penertiban yang digelar sekira pukul 10.00 WIB tersebut, polisi menindak dua unit rakit PETI yang tak beroperasi.

"Betul, kita melakukan penertiban PETI di Desa Kasang Limau Sundai, Kuantan Hilir Seberang," kata Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito melalui Kapolsek Kuantan Hilir AKP Sutarja SH.

Menurut Kapolsek, penertiban PETI berdasarkan laporan masyarakat tentang aktivitas ilegal tersebut yang telah meresahkan masyarakat dan merusak lingkungan.

"Menindaklanjuti laporan itu, kita beserta personel langsung melaksanakan apel untuk mendatangi lokasi PETI itu," katanya.

Maka sekitar pukul 10.30 WIB, Kanit Reskrim IPDA Febri Tilman SH beserta personil melaksanakan pengecekan aktifitas PETI di Desa Kasang Limau Sundai. Sesampainya di TKP, ditemukan adanya dua unit rakit PETI yang sedang tidak beroperasi.

"Dua rakit PETI kita lakukan tindakan dengan cara dirusak dan dibakar sehingga tidak bisa dipergunakan lagi," ungkap AKP Sutarja.

Kapolsek juga menghimbau terhadap masyarakat sekitar lokasi peti untuk tidak melakukan aktivitas peti di wilayah hukum Polsek Kuantan Hilir dan sekitarnya. Ia mengaku akan tetap melakukan pengawasan terhadap prakti ilegal tersebut.

"Apabila ditemukan aktifitas PETI di wilayah hukum Polsek Kuantan Hilir akan dilakukan penindakan," tutupnya.( ms)

Berita Lainnya

Index