Pria asal Sumut Bunuh Diri di Rengat Barat, Tinggalkan Surat Memilukan

Pria asal Sumut Bunuh Diri di Rengat Barat, Tinggalkan Surat Memilukan
Ilustrasi (Foto: Mindra Purnomo/detik.com)

 

 

RENGAT - Warga Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki. Diduga laki-laki itu mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. 

Penyebab korban nekad gantung  diri diduga dipicu permasalahan rumah tangga. Karena di Tkp atau rumah kos tempat korban gantung diri itu, ditemukan surat berisi tentang kondisi hubungan dengan istrinya. 

Melansir RIAUPOS.Co.id Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya SIK melalui Kasubsi Penmas, Aipda Misran membenarkan penemuan mayat laki-laki gantung diri. 

"Benar, pada  hari Minggu (11/6/23) sekira pukul 08.30 WIB diperoleh informasi penemuan mayat seorang laki-laki diduga akibat bunuh diri," ujar Misran, Minggu siang. 

Dijelaskannya, korban  bernama Miki Ardipo Lubis (32)  asal Desa Muara Parlampungan Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Sehari-hari korban bekerja sebagai buruh dengan alamat terakhir di Jalan Lintas Timur Desa Kota Lama Kecamatan Rengat Barat. 

Jasad korban pertama kali ditemukan Salsa Putri Kaban pada Sabtu (10/6/23) sekira pukul 18.30 WIB.  Saat ditemukan Salsa Putri Kaban baru saja pulang dari Pekanbaru. Melihat kejadian itu, Salsa Putri Kaban langsung menelepon Lina Boru Regar istri yang saat itu masih berada di Pekanbaru. 

"Salsa Putri Kaban selama ini ikut bersama Lina Boru Regar," ungkapnya. 

Mendapat informasi itu, Lina Boru Regar pulang ke Desa Kota Lama pada Minggu. Sekira pukul 08.00 WIB. Kejadian tersebut dilaporkannya kepada pemilik kontrakan Heri Triyanto dan selanjutnya menyampaikan kepada Kepala Desa Kota Lama dan Kapolsek Rengat Barat. 

Personil Unit Reskrim dan SPKT Polsek Rengat Barat dipimpin Kapolsek Rengat Barat lantas mendatangi TKP dan pada saat melakukan pengecekan awal mereka mendapati kondisi jenazah sudah mengeluarkan bau tak sedap.

 "Saat ditemukan, jasad masih dalam keadaan tergantung dengan sehelai kain yang diikatkan pada sebatang kayu yang biasa digunakan untuk jemuran kain," terangnya. 

Sementara dari kertas yang ditemukan dan diperkirakan ditulis Miki, berisi tentang perjalanan hidupnya dengan istrinya, Lina Boru Regar. 

Korban dalam surat menulis sebelum menikah berjanji sehidup semati dan hanya ajal yang memisahkan. Namun kini jauh berubah. Bahkan, ketika Miki datang jauh-jauh dari Medan untuk menemui istrinya, Lina Boru Regar, menyatakan tidak mau lagi bersamanya. 

Dalam surat itu juga dituliskan permintaannya, agar jasadnya diantarkan kepada anak-anaknya. Karena anak-anaknya sudah lama merindukan wajahnya. ( sumber : Riaupos.co.id)

 

Berita Lainnya

Index