Yennita Manan Perempuan Hebat dari Pangean, Raih Gelar Professor di Universitas Riau

Jumat, 26 September 2025 | 18:45:06 WIB

PEKANBARU - Capaian prestasi akademiknya patut menjadi kebanggaan dan motivasi anak muda Kuantan Singingi (Kuansing) Riau.  

Usaha tak kan mengkhianati hasil begitu kata-kata bijak sering terdengar. Dengan ketekunan, pantang menyerah dan kerja keras, Yennita Manan perempuan  asal Pangean dianugerahi gelar Professor (Prof) sebagai Guru Besar di Universitas Riau (Unri).  

Gelar yang diimpikan banyak akademisi di perguruan tinggi. Ia mendapatkannya pada usia  lebih kurang 53 tahun. Setelah penanganugerahan, sekarang Ia resmi menyandang gelar Prof Dr Yennita Manan, S.Si, M.Si.

Gelar Professor resmi disandang perempuan kelahiran Desa Pasar Baru Pangean, 25 Februari 1971 silam, setelah dikukuhkan dalam kegiatan Pengukuhan Guru Besar di Lingkungan Universitas Riau, Senin (22/9/25).

Lantas, seperti apa perjalanan pendidikan Yennita Manan sebelum meraih gelar Professor ini?

Yennita merupakan anak dari pasangan Abdul Manan (Alm) dan Roslaini. Ia anak ke 5 dari 6 bersaudara. Pendidikan SD ditempuhnya di SDN  01 Pangean lalu melanjutkan di SMPN 01 Negeri Pangean. Selepas SMP, Yennita melanjutkan pendidikan di SMA 6 Pekanbaru, sekarang menjadi SMA 8 Pekanbaru. 

Saat-saat awal Di SMA ini, Yennita dimulai merasakan persaingan yang keras bersekolah dikota. Jika selalu langganan juara saat s di kampung, di SMA 6 Pekanbaru bukanlah siapa-siapa, dan tidak ada yang bisa dibanggakan saat itu.

Namun hal itu mendorongnya belajar lebih giat, terkadang dilakukannya hingga larut malam. Usahanya tidak sia-sia. Yennita terpilih masu jurusan A1 (Fisika) hingga tamat tahun 1990. Dari sinilah kepercayaannya mulai tumbuh untuk terus berjuang mengejar masa depan dengan kunci keuletan dan ketekunan.

Lulus dari SMA 6, Yennita kuliah di S1 jurusan Fisika FMIPA Universitas Riau ( UNRI) dan  tamat tahun 1996 dengan Pembimbing 1 dari Batan Tenaga Atom Nasional Drs Bunawas dan Pembimbing 2, Prof Dr. Erwin. Ia pun menyandang gelar S.Si.

Pasca meraih gelar sarjana, Ia melanjutkan pendidikan S2 Ilmu Lingkungan di UNRI dan lulus tahun 2005 dengan gelar M. Si. Tesis S2 nya dibawah bimbingan Dr. Elberizon (Alm) dan Prof Dr. Mubarak, Yennita lulus tahun 2005. 

Tak puas sampai disitu, Yennita melanjutkan pendidikan S3. Kali ini ditempuhnya di Universitas Kebangsaan Malaysia pada Fakultas Pendidikan.  Lulus tahun 2017. Disertasi Doktoralnya dibimbing Prof Dr. Ruhizan dan Dr Zanaton. Yennita mendapat gelar Doktor ( Dr).

Sementara dari pernikahannya dengan Prof Dr. Zulirfan,M.Si lahir empat buah hati masing-masing Brian ST. M.Eng, dr. Fiki , Salsabilla ST., S.Kom dan Jimly. Dari anak pertamanya Ia telah dianugerahi dua cucu  tersayang yaitu Abrar dan Abiyu.

Karir akademik Yennita dimulai pada tahun 1997 sebagai Dosen S1 Pendidikan Fisika FKIP UNRI hingga akhirnya 1 Juli 2025 menerima SK Guru besar dari menteri Pendidikan Sains dan Teknologi. Berbagai jabatan struktural dan prestasi yang pernah diraihnya, sehingga akhirnya merengkuh gelar Professor.

Dibalik seluruh pencapaian tersebut, Yennita mengakui, hal itu tidak terlepas dari dukungan keluarga, kolega di FKIP Universitas Riau beserta pimpinan.

"Semoga Allah SWT memberkahi kita semua. Aamiin yarobbal alamiin," ucap Prof. Dr. Yennita, S.Si., M.Si, usai pengukuhan, kemarin.

Salah seorang keluarga Yennita, Dr Mardianto Manan, I.A.P, M.T yang dihubungi terpisah tidak banyak bicara. Ia mensyukuri atas capaian yang diraih adik kandungnya itu. Ke depan, capaian ini hendaknya jadi pelecut semangat bagi putra-putri di kampung halaman untuk bisa bersaing dalam sektor apapun.

"Ia anak tekun. Sabar, sangat rajin belajar dam bantu orang tua. Ia juga anak pendiam dan tak banyak cerita. Sejak SD juara umum di kampung halaman. Akhirnya SMA pindah ke SMA terbaik di Riau, di Pekanbaru. Semoga ini menjadi penyemangat bagi kita untuk siap bersaing dengan siapapun," tutur Mardianto Manan

 Tambah Deretan Profesor Diraih Anak Jati Pangean

Sekretaris Ikatan Keluarga Pangean (IKPA), Debi Susanto, SE mengucapkan selamat atas pengukuhan gelar Professor kepada Yennita Manan. Sehingga menambah deretan bagi putra-putri yang berasal dari Pangean meraih gelar Professor ini.

Ada Prof. Dr. M. Diah Zainudin, M.Ed (Alm). Ia lahir dan besar di Pangean yang pernah menjabat Rektor Unri. Bahkan sempat menjabat Rektor Universitas Muhammadiya Riau.

Ada lagi Prof. Dr. Anter Venus, MA. Kendati tidak lahir dan besar di Pangean, namun kedua orangtuanya asli Pangean. Kini, Ia menjabat Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Jakarta.

Kemudian, ada Prof. Dr. Leny Nofianti, SE,.M.Si, yang sekarang Rektor UIN Suska Riau. Dan ada lagi Prof. Dr. Deni Efizon, M.Sc. Ia Dosen di Unri. Keduanya saudara kandung, ibunya dari Pangean, sang ayah dari Simandolak.

Terakhir, Prof. Yennita Manan, S.Si.,M.Si. Perempuan lahir, besar dan sekolah di kampung halaman Pangean ini kini menjadi Dosen di Unri.

"Ini patut kita syukuri. Dan kami telah berkomunikasi dengan mereka. Semoga bermanfaat untuk semua," ucap Debi Susanto, Rabu (24/9/2025) kemarin.(***)

Terkini