Sumber Kayu Jalur, Legislator Yuda Pratama Minta Pemprov Bangun Hutan Budaya Disetiap Kenegerian

Selasa, 06 Mei 2025 | 18:06:55 WIB
Yuda Pratama ( baju putih ) bersama warga

TELUK KUANTAN - Salah satu titik kritis pelestarian tradisi kebanggaan masyarakat Kuansing pacu jalur semakin minimnya dan susahnya masyarakat mendapat kayu sebagai bahan jalur.

Kalapun masih ada setiap desa mencarinya jauh dari desa dan memakan biaya yang besar.

" Harus ada langkah nyata sejak sekarang tidak hanya menggantungkan ke green belt PT. RAPP semata atau dikawasan hutan lindung dan HPT. Hutan lindung dan HPT juga semakin susut  yang dalam waktu dekat bisa habis,"ujar anggota DPRD Kuansing, Yuda Pratama belum lama ini

Sebagai pecinta tradisi jalur dirinya melihat dan merasakan bagaimana susahnya masyarakat mendapatkan kayu jalur dengan dana yang besar pula.

Untuk itu Yuda Pratama meminta Pemprov Riau membangun hutan budaya disetiap kenegerian. Jadi dimasa mendatang masing-masing kenegerian sudah ada stok kayu Jalur.

" Mengapa Pemprov Riau karena kewenangan bidang kehutanan ada di provinsi dan pusat "ujarnya..

Jika mampu membangun hutan budaya seluas masing-masing 10 ha setiap kenegerian sudah memadai untuk stok kayu jalur dimasa datang.

Dalam upaya pelestarian tradisi dan budaya masyarakat Kuansing ini pendanaan untuk sektor hulu atau hutan budaya untuk kayu jalur sama.pentingnya dengan dana untuk penyelenggaran pacu jalur.

Yuda Pratama  yakin sudah banyak ilmu pengetahuan dan teknologi yang mampu mempercepat sebuah kayu tumbuh besar dan berdaya tahan tinggi. 

" Pemprov dapat bekerjasama dengan.PT RAPP. RAPP punya ahli-ahli kelas dunia dalam pengelolaan penanaman kayu "katanya.

Tidak hanya itu, Yuda Pratama meminta pemerintah pusat, provinsi dan Pemkab Kuansing mewajibkan seluruh perusahaan perkebunan sawit membangun hutan budaya sebagai wujud kepedulian mereka atas pelestarian Pacu Jalur.

" Mereka sudah diterima berusaha dan mendapat untung. Wajar keuntungan mereka disisikan untuk pelestarian kayu Jalur,"pintanya.( jb )

Terkini