TELUK KUANTAN - Dinas Koperasi UKM.Perdagangan dan Perindustrian ( Kopdagrin ) Kuansing Riau kembali mengusulkan dana pembangunan pasar kecamatan kepada Kementrian Perdagangan ( Kemendag).

Kadis Kopdagri Kuansing, Delis Martoni
Jumlah dana yang diusulkan tersebut mencapai Rp 65 Milyar. Jumlah dana itu untuk pembangunan dan revitalisasi 10 pasar kecamatan.
" Besok saya bersama pak Bupati ke Jakarta untuk mengusulkannya langsuny ke Kemendag,"kata Kadis Kopdagrin Kuansing, Delis Martoni, Sabtu (3/5/25).
Usai dari Kemendag dirinya bersama Bupati juga akan ke Kota Solo. Sebab pasar dikota tersebut sangat baik dan maju, ditinjau dari segi fisik bangunan dan pengelolaan.
" Pembangunan dan pengelolaan pasar di Koto Solo dapat menjadi contoh bagi Kuansing,"katanya.
Usulan dana Rp 64 Milyar itu untuk pembangunan pasar kecamatan di Benai, Pangean, Logas Tanah Darat, Kuantan Hilir, Inuman, Cerenti, Kuantan Hilir Seberang, Singingi Hilir, Hulu Kuantan dan Pucuk Rantau.
" Rata-rata dana yang diusulkan untuk satu pasar kecamatan sebesar Rp 5 Milyar,"ujarnya.
Namun ada juga yang diusulkan Rp 10 Milyar untuk satu pasar. Tergantung pada volume transaksi dipasar kecamatan.
" Seperti pasar Baserah dikecamatan Kuantan Hilir. Itu diusulkan Rp 10 Milyar ,"ujarnya.
Mengingat volume perdagangan di Pasar Baserah cukup besar direncanakan pasar dengan bangunan dua lantai.
Kopdagrin sendiri saat ini tengah menuntaskan persyaratan usulan ke Kemendag. Mulai dari DED, SHM, iMB dan yang lain.
" Syarat utama itu lahannya sudah SHM itu mutla,"kata Delis Martoni.
Tadinhya kata mantan Kepala.BPKAD Kuansing itu, tahun 2025 ini Kuansing mendapat dana pembangunan pasar kecamatan sebesar Rp.15 Milyar. Namun batal akibat efisiensi anggaran.
" Kalau tidak dibatalkan tahun ini tiga pasar kecamatan sudah rampung. Namun apa hendak dikata ada efisiensi anggaran,"katanya.
Salah satu pasar kecamatan yang sudah selesai pembangunannya dari dana Kemendag yakni Pasar Rakyat Muara Lembu.
" Pak Bupati ingin pasar kecamatan minimal seperti Pasar Rakyat Muara Lembu;"katanya.
Lanjutnya pembangunan dan revitalisasi pasar kecamatan memang sudah mendeaak. Dengan bangunan dan sistem pengelolaan yang baru dapat meningkatkan pelayanan buat pembeli dan pedagang. Begitu juga dengan penataan manajemen pengelolaan pasar kecamatan.
' Selain akan meningkatkan kenyamanan dan pelayanan pada pedagang dan pembeli juga meningkatkan pemasukan daerah. Karena dinas Kopdagrin juga dibebani target PAD,"pungkasnya. ( jb)