Susuri Batang Kuantan, Mardianto Manan Jemput Aspirasi Warga

Minggu,20 November 2022 - 07:42:00 WIB

Mardianto Manan bersama warga

TELUK KUANTAN - Anggota DPRD Riau, Dt Ir Mardianto Manan, MT kembali turun menyusuri desa-desa disepanjang Batang Kuantan. Legislator dari PAN itu menyerap aspirasi warga untuk diperjuangkan dalam APBD Provinsi Riau.

Upaya Mardianto Manan yang dikenal merakyat ini memanfaatkan masa reses anggota DPRD Riau dari tanggal 14 sampai dengan 20 Novembet 2022.

Dalam massa reses kali ini, Mardianto menggelarnya pada 12 desa dan kelurahan di Kuansing dan Inhu. Mulai dari hulu batang Kuantan sampai kehilir.

Mardianto Manan atau akrab disapa MM telah berjumpa warga mulai dari Desa Sangau, Kecamatan Kuantan Mudik sampai Desa Setako Raya, Kecamatan Peranap Inhu.

" Selama 6 hari saya reses, ada dua titik dalam 1 hari mulai Desa Setako Raya Peranap Inhu. Kampung Baru Timur dan Tanjung Medan di Cerenti. Pulau Panjang Hilir Dan Pulau Busuk d9 Inuman. Desa Tanjung dan Lumbok di Kuantan Hilir Seberang dan  Desa Lubuk Kebun dan Situgal di Lokasi Tanah Darat." Kata Mardianto Manan.

" Lalu Desa Teratak Air Hitam Sentajo Raya, Kelurahan Simpang Tiga Teluk Kuantan Kuantan Tengah, dan Desa Sangau dan Kelurahan Pasar Lubuk Jambi Kuantan Mudik," kata Mardianto Manan lebih lanjut.

Dikatakan Mardianto Manan, aspirasi yang disampaikan warga padanya dari seluruh desa, didominasi pengembangan ekonomi kerakyatan.

"Seperti bibit sawit dan karet peremajaan kebun tua. Tanaman buah dan hortikultura," ucap Mardianto Manan.

"Ada juga prasarana dan sarana umum pedesaan seperti semenisasi, turap dan drainase serta MCK dan saluran pembuangan air sawah. Pengembangan SDM berupa pelatihan teknisi komputer, bengkel dan UMKM,"lanjut Mardianto Manan.

Mardianto Manan juga menambahkan, semua desa dan kelurahan yang dikunjungi menyambut hangat kedatangan dirinya.

"Saya ucapkan terimaksih banyak atas sambutan hangat kepada saya, anggota DPRD Provinsi Riau Mardianto Manan," tambah Mardianto Manan.

"Bahkan terasa sangat meriah karena selalu diiringi musik tradisional rebana dan randai, ada juga pakai calempong dan Rarak Godang, dengan tarian budaya anak anak," pungkas Mardianto Manan. ( adv)