Pegawai SPBU Pangean Dihadang Rampok Bersenpi, Uang Rp 221 Juta Disikat

Selasa,06 Juli 2015 - 05:52:00 WIB

ilustrasi. ( ktc )

 

TELUK KUANTAN – Rampok mengunakan senjata api kembali beraksi, Senin ( 6/7/2015 ). Kali ini mencegat pegawai SPBU yang ada di desa Sako kecamatan Pangean yang hendak menyetor uang ke Bank Mandiri Teluk Kuantan. Akibat ulah perampok itu, uang milik SPBU sebesar Rp 221. 760.000.- mereka sikat dan dibawa kabur.

Berdasarkan penuturan korban  perampokan  masing-masing Rama Handika alias acok dan istrinya Erma Irmawati kepada Polisi, sebelum kejadian sekira pukul 11.50 mereka berangkat dari lokasi SPBU menuju kota Teluk  Kuantan dengan tujuan bank mandiri untuk membayar uang DO BBM kepada Pertamina menggunakan Honda Reo warna hitam tanpa nomor Polisi.

Sesampai di desa Seberang Teratak Air Hitam tepatnya didepan SMP Negeri 3 Kecamatan Sentajo Raya, tiba-tiba  mereka dipepet oleh dua orang perampok yang menggunakan sepeda motor merk Bison, dan  perampok keudian meminta mereka untuk berenti..

“ Setelah Kami  berhenti perampok itu mengatakan kepada Kami,  sini uang nya,  Saya tembak nanti, dan pelaku mengarahkan senpi kepada istri Saya selanjutnya perampok  langsung merampas  uang tersebut dari istri nya, ujar Acok dalam kesaksian nya kepada Polisi.

Setelah uang mereka dapat, ujar Acok, pelaku kemudian segera kabur dan melarikan diri kearah desa Teratak Air Hitam. “ Pelaku menggunakan sepeda motor jenis Bison warna putih tanpa nomor  polisi, jumlah pelaku dua orang, dengan ciri pelaku yang dibonceng badan pendek tingginya sekitar 160 cm,kurus pada saat turun dari sepeda motor kaki sebelah kiri menjijit,  dan yang satu lagi tingginya sekitar 165 cm , badan sedang,”ujar Acok .

Aksi perampokan ini dibenarkan oleh Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardhi, melalui Kasubag Humas Polres, Iptu Musabi. “ Petugas sudah ke TKP dan meminta keterangan para saksi-saksi sebagai petunjuk awal untuk mengungkap kasus ini,”ujarnya.

Musabi meminta warga  menjelang Idul Fitri waspada saat hendak membawa uang tunai dalam jumlah besar, jika perlu meminta bantuan pengamanan kepada Polisi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ( isa )