Ayam Sebabkan Pekanbaru Inflasi

Selasa,01 Oktober 2013 - 07:42:00 WIB

Daging ayam potong. ( wordpress.com )

PEKANBARU - Kota Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 0,24 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 143,15 pada September 2013. Hal yang sama terjadi di Dumai dengan inflasi 0,32 persen dan  IHK 147,48.

Dua komoditas utama penyumbang inflasi di Pekanbaru adalah kenaikan harga daging ayam ras dan rekreasi masing-masing 0,16 persen. Disususul biaya SLTA 0,14 persen.

"Inflasi di kota Dumai juga disebabkan kenaikan harga angkutan udara 0,2 persen, ayam ras 0,16 persen, emas perhiasan, tahu mentah dan gula pasir. Termasuk juga komiditi kebutuhan rumah tangga lainnya," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Mawardi Arsyad.

Lebih lanjut dikatakannya, inflasi di Pekanbaru terjadi karena adanya peningkatan pada lima kelompok pengeluaran. Dan inflasi Dumai terjadi karena peningkatan indeks harga pada 6 kelompok pengeluaran.
 
Menurut Mawardi Arsyad, laju inflasi tahun kalender di kota Pekanbaru 7,08 persen dan Dumai 6,65 persen sedangkan inflasi year on year kota Pekanbaru 7,79 persen dan Dumai 7,53 persen.

Sembilan dari 16 kota di Sumatera yang menghitung IHK mengalami inflasi dengan tertinggi terjadi di Tanjung Pinang sebesar 1,7 persen. Dan terendah di Padang sebesar 0,05 persen. ( sumber : politikriau.com )