RSUD Targetkan Awal 2022 Bisa Layani Cuci Darah Untuk Pasien Gagal Ginjal

Senin, 23 Agustus 2021 | 04:31:00 WIB
Rsud TelukKuantan. Fhoto Garnesia.com

TELUK KUANTAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Telukkuantan, bakal membuka layanan cuci darah bagi pasien gagal ginjal. Ditargetkan layanan ini berjalan penghujung tahun 2021 atau awal tahun 2022.

Layanan yang sangat dibutuhkan pasien gagal ginjal ini disampaikan Direktur RSUD Telukkuantan, dr. Irfan Husin, Sabtu (21/8/2021) siang saat dihubungi wartawan.

Menurut Irfan Husin, rencana ini merupakan keinginan Bupati Kuansing, Andi Putra dan sejalan dengan visi misinya.

"Pak bupati minta pelayanan kesehatan supaya ditingkatkan, salah satunya layanan hemodialisa atau cuci darah," kata Irfan Husin.

Untuk itu, menurutnya pihak RSUD menargetkan akhir tahun ini atau awal tahun 2022 sudah bisa beroperasi untuk layanan cuci darah khusus pasien gagal ginjal.

" Jika tempat dan alat baru telah rampung, maka RSUD bersama pihak ke 3 akan mengurus perizinannya ke Korwil pernefri Sumbar Riau Kepri, baik operasionalnya dan kerjasama dengan BPJS pembiayaan peserta BPJS yang mayoritas pasien cuci darah," kata Irvan.

Dengan dibukanya layanan hemodealisa ini, maka masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, kedepannya kata Irfan, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk melakukan cuci darah ke Pekanbaru, sebab sudah ada di Kuansing.

Sedangkan untuk tenaga yang akan mengoperasikan alat ini, RSUD menurutnya, sudah memiliki dokter spesialis dalam dan 3 perawat yang pernah pelatihan serta memiliki sertifikat cuci darah.

"Untuk sistemnya nanti adalah KSO (Kerja Sama Operasi) dengan pihak ke tiga, dimana RSUD hanya menyediakan ruangan/tempat sedangkan alat dan penyiapan tempat di kerjakan oleh pihak ke tiga," terangnya.

Beroperasinya alat cuci darah ini nantinya, sebut dr. Irfan, maka akan menjadi torehan prestasi untuk RSUD Telukkuantan, sebab untuk kelas Kabupaten/Kota se-Riau, baru beberapa kabupaten yang memilikinya.( rls )

Terkini