Disbunnak Kuansing Sosialisasi Kegiatan SDM perkebunan yang didanai BPDD

Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:10:29 WIB

TELUKKUANTAN – Pemerintah pusat dan daerah terus memperluas program pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan dengan memanfaatkan dana komoditas untuk pelatihan petani sampai dengan program beasiswa penuh bagi anak-anak pekerja sawit.

Upaya tersebut diambil seiring dengan perluasan kewenangan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) y menjadi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dengan masuknya komoditas lain seperti kelapa dan kakao.

Hal ini disampaikan Kadis Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kuantan Singingi (Kuansing), Andri Yama Putra, saat membuka sosialisasi kegiatan SDM yang didanai BPDP, Kamis (17/6/26) pagi di Telukkuantan.  Acara tersebutdiikuti 35 orang peserta yang berasal dari lima kelembagaan.

Kadisbunnam menyatakan bahwa dana yang dikelola badan pusat tersebut kini menjadi penopang utama kegiatan fisik dan non-fisik di daerah, di tengah ketatnya rasionalisasi anggaran daerah (APBD).

"Jika tidak ada dukungan dana ini, dengan kondisi rasionalisasi anggaran yang cukup ketat di seluruh Indonesia, Dinas Perkebunan dan Peternakan mungkin tidak memiliki kegiatan," ujar Andri didampingi Kabid PP Rudi Ahmad Hariadi.

Andri memaparkan bahwa serangkaian pelatihan intensif bagi petani lokal tengah dan akan terus berjalan. Pada 8–13 Juni lalu, sebanyak 185 petani asal Kuansing telah menyelesaikan pelatihan budidaya perkebunan kelapa sawit di Pekanbaru.

Program tersebut akan dilanjutkan dengan pelatihan pascapanen pada 22–26 Juni di Pekanbaru. Kuansing mendapatkan kuota dua kelas atau sekitar 60 peserta, sementara sisanya diisi oleh peserta dari kabupaten lain. Selanjutnya, pelatihan mengenai pemupukan dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 3 Juli mendatang.

Pemerintah daerah juga bergerak cepat untuk menyusun target jangka panjang. Pada tahun 2027, Disbunnak Kuansing menargetkan sebanyak 330 petani dapat terjaring sebagai peserta pelatihan. ( nto )

Terkini