Buruan Daftar, Kementan Buka Beasiswa Sawit 2026, Kuansing Dapat Kuota 50 Orang

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59:26 WIB

TELUKKUANTAN  - Kementerian Pertanian bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali membuka pendaftaran Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026.

Program ini bertujuan  meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit melalui pendidikan vokasi dan akademik yang relevan dengan kebutuhan industri.

Beasiswa ini merupakan program pengembangan SDM di bidang perkebunan kelapa sawit yang diselenggarakan oleh BPDP bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Program ini memberikan kesempatan kepada peserta menempuh pendidikan pada jenjang vokasi maupun akademik dengan dukungan pembiayaan penuh.

Sasaran penerima Beasiswa SDM Sawit 2026 meliputi. Pekebun dan keluarga pekebun kelapa sawit. Pekerja dan keluarga pekerja pada usaha perkebunan kelapa sawit. Pengurus kelembagaan pekebun kelapa sawit. Pengurus asosiasi pekebun kelapa sawit. Aparatur Sipil Negara (ASN) Penyuluh.

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain. Biaya pendidikan penuh. Uang saku dan uang buku. Sertifikat kompetensi. Transportasi pulang-pergi dari rumah ke kampus. Kesempatan magang di perkebunan dan industri kelapa sawit. Biaya wisuda

Program beasiswa ini dibuka untuk jenjang Pendidikan Vokasi yang meliputi D1, D2, D3, dan D4, serta Pendidikan Akademik jenjang S1 dengan program studi yang berkaitan dengan kelapa sawit.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman sdmperkebunan.bpdp.or.id. Calon peserta dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran melalui situs tersebut.

Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026 berlangsung pada 3 hingga 20 Juni 2026. Selanjutnya, tes seleksi dijadwalkan berlangsung pada 21 Juli hingga 29 Agustus 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 7 September 2026.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing, Andri Yama melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Rudi Ahmad Hariadi, melalui program ini, pemerintah berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan siap mendukung pengembangan industri kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Tahun ini pemerintah menyediakan kuota sebanyak 5 ribu untuk seluruh Indonesia.

" Kita minta lulusan SMK dan SLTA sederajat di Kuansing memanfaatkan program ini,"katanya, Kamis ( 4/6/26).

Sebab pada tahun lalu dari 50 kuota baru terpenuhi sebanyak 21 orang. Jadi masih banyak sisa kuota.

" Kita targetkan tahun ini anak-anak Kuansing yang dapat bea siswa ini mencapai 50 orang jika perlu lebih dari itu "katanya.

" Mereka dapat kuliah pada 43 perguruan tinggi yang telah ditetapkan,"katanya lebih lanjut.

Bagi yang masih ragu mengenai petunjuk teknis mengikuti program bea siswa ini, Rudi meminta  lulusan SlTA sederajat yang berminat mendatangi Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing.

 " Setelah sampai,  masuk saja ke Bidang Pemasaran dan Pengolahan. Kita siap memberi bimbingan  agar semakin faham dan mengurangi kendala teknis saat mengikuti program ini,"ujarnya.( idis)


 

Terkini