Kejari Kuansing Catat Prestasi Selama 2025, PNBP Lampaui Target dan Pulihkan Keuangan Negara Rp 54 M

Rabu, 31 Desember 2025 | 09:11:53 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing, Muhammad Harun Sunadi, SE, SH, MH

TELUKKUANTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi ( Kuansing), Riau mencatat sejumlah capaian kinerja positif sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut meliputi seluruh bidang, mulai dari pembinaan, intelijen, tindak pidana umum, tindak pidana khusus, hingga perdata dan tata usaha negara

Hal itu terungkap saat Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing, Muhammad Harun Sunadi, SE, SH, MH melaksanakan jumpa pers akhir tahun 2025 diruang multi media Kejari Kuansing, Selasa (30/12/25).

Hadir Kasie Intelijen Sunardi Ependi, SH Kasie Datun, Raden Muhhamad Sandy, SH, MH,  Kasie Pidsus, Resky Pradhana Romli, SH, MH serta Plh Kasie Pidum, Cintya Maharani Putri Muharnis, SH.

Ungkap Kajari, pada bidang pembinaan mereka mengirim 16 pegawai mengikuti  Diklat Pegawai Kejaksaan. Merealisasikan pendapatan negara bukan pajak ( PNPB) sebanyak Rp. 1.806.572.600 atau terealisasi hingga 400,66% dari target yang ditetapkan.

Menurut Kajari, Bidang Datun melaksanakan  bantuan hukum non ligitasi pada 8 kegiatan,  pendapat hukum 1 kegiatan, pendampingan Hukum 21 Kegiatan,  MoU sebanyak 220 Kegiatan dan perjanjian Kerjasama sebanyak 2 Kegiatan.

Untuk pemulihan Keuangan negara melalui penyelamatan asset pemerintah daerah atau bantuan hukum non-litigasi sebesar Rp. 3.027.537.000 dari Labkesda, Rp. 27.580.000.000 dari sekolah rakyat,  Rp. 24.115.320.000 dari Uniks. Total pemulihan keuangan negara Rp. 54.722.857.000.

Selain pemulihan keuangan negara, Datun Kejari Kuansing  juga melakukan penyelamatan keuangan negara dari PT.Cimb Niaga Auto Finance sebesar Rp. 316.615.000.

Lanjut Kajari, pada Bidang Intelijen Kejari Kuansing melakukan penangkapan buron tindak pidana korupsi atau DPO dengan inisial ES. Menggelar pengawasan terhadap 4 aliran kepercayaan masyarakat dan aliran keagamaan. 2 kampanye anti Korupsi, 15 penerangan hukum, 4 kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, 2 kegiatan  Jaksa Menyapa dan 2 kegiatan  Jaksa Menjawab.

Sementara pada bidang tindak pidana khusus, sambung Kajari, mereka melaksanakan penyelidikan 6 perkara, penyidikan 3 perkara, penuntutan 2 perkara dan eksekusi 2 perkara. Penyelamatan kerugian negara sebesar Rp. 5.094.999.957,30.

Pada bidang tindak pidana umum, Kejari Kuansing untuk SPDP sebanyak 374 Perkara. Pra Penuntutan sebanyak 338 Perkara. Penuntutan sebanyak 291 Perkara. Eksekusi sebanyak 277 Perkara

Jumlah tersebut gabungan dari perkara Narkotika, OHARDA, TPUL, teroris dan  perkara anak.

Terakhir pada bidang pemulihan aset dan pengelolaan barang bukti. Jumlah PNBP dari hasil lelang barang rampasan. Lelang di KPKNL Rp 655.244.300. Penjualan langsung Rp 208.693.000. Uang rampasan  Rp 255.930.000. Total keseluruhan Rp. 1.119.867.300.

Barang bukti yang telah diterima  1.340 barang bukti dari 291 Perkara. Yang sudah berhasil di eksekusi dalam bentuk pengembalian 64 barang bukti dari 57 Perkara. Pengantaran 133 barang bukti dari 68 perkara.

Pemusnahan 918 Barang Bukti dari 170 Perkara dalam 3 Kegiatan. Lelang 6 barang bukti dari 6 perkara dalam 3 Kegiatan. Penjualan langsung 134 barang bukti dari 112 perkara dalam 3 kegiatan. Uang rampasan 43 barang bukti dari 43 perkara. 

Jumlah barang bukti yang Berhasil di eksekusi sebanyak 1.298 barang bukti.

Lanjut Kajari dalam tahun ini Kejari Kuansing juga mencatat prestasi  Juara 1 Nasional Video Berita Berakhlak oleh Kejaksaan Republik Indonesia. Juara 3 Capaian Kinerja Terbaik Bidang Pemulihan Aset pada Rakerda  Kejaksaan Tinggi Riau.

Capaian kinerja sepanjang tahun 2025 ini merupakan bentuk komitmen Kejari Kuansing dalam mewujudkan penegakan dan pelayanan hukum yang profesional, berintegritas, transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. 

"Komitmen dan konsistensi institusi Kejaksaan Republik Indonesia dengan menempatkan pelayanan hukum, kepastian hukum, dan rasa keadilan sebagai prioritas utama, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan, memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Langkat," pungkas Kajari. ( nto )

Terkini