TELUK KUANTAN - Bupati Kuansing, H Suhardiman Amby, menyerahkan data pendukung yang dibutuhkan Kementrian PU dalam mewujudkan pembangunan kawasan wisata pacu jalur tradisional Narosa.
Data diserahkan kepada tim dari Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan atau BPBPK Riau yang berada dibawah Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan umum RI, Sabtu (30/8/25) di Teluk Kuantan.
Hadir juga pada saat penyerahan anggota DPRD Kuansing Dasver Librian dan Sekretaris Dinas PUPR Kuansing, Deswan Antoni, Ketua Panpel Pacu Jalur 2025 Werry Ramadhana Putra.
Menurut Deswan Antoni, penyerahan kelengkapan administrasi rencana pembangunan kawasan wisata pacu jalur tradisional Kuansing kepada tim survey dari BPBPK akan menjadi data pendukung yang akan diserahkan kepada Mentri PU.
Kedatangan tim survey atas instruksi Kementrian PU di Jakarta yang mendapat perintah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka melalui Setwapres.
" Jadi dengan arahan langsung dari Pak Wapres besar harapan segera terwujud "katanya.
Persyaratan yang diserahkan antara lain, DED, perkiraan jumlah wisatawan, perputaran uang, jumlah volume sampah sampai kepada akses jalan ke arena.
" Tim juga meninjau kelapangan selama tiga hari,"jatanya.
Bupati Suhardiman katanya, sangat mengharapkan dukungan pembangunan dari pusat, untuk tetap dapat menjaga dan melestarikan budaya pacu jalur yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka kesempatan lapangan kerja, mendatangkan wisatawan baik domistik maupun manca negara.
Sedangkan dari DPRD sebutnya, mengapresiasi langkah cepat tanggap teman-teman dari kementrian dan OPD kabupaten guna mewujudkan kawasan pacu jalur yang tertata bagus dari segala aspek.
" DPRD juga minta agar jembatan gantung Sawah menjadi jembatan permanen,"pungkasnya. ( jb )