TELUK KUANTAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR kabupaten Kuantan Singingi atau Kuansing juga memiliki dana tunda bayar atau hutang kepada rekanan yang telah mengerjakan proyek pada tahun anggaran 2024 yang lalu.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kuansing, Zulkarnain, melaui Sekretaris Dinas PUPR, Deswan Antoni, jumlah hutang kepada rekanan tersebut mencapai puluhan milyar .
“ Tunda bayar pada rekanan atas pekerjaan proyek tahun anggaran 2024 yang lalu mencapai Rp 46 Mlyar.
Sebagian dari hutang kepada rekanan tersebut katanya, sudah dibayarkan PUPR pada tahun berjalan 2025 ini.
“ Jumlah tunda bayar kepada rekanan yang telah dibayarkan hampir 50 persen,”katanya.
Kegiatan tunda bayar pada Dinas PUPR Kuansing ungkapnya, sebagian besar pada proyek jalan baik pembangunan jalan baru, pengaspalan dan proyek bangunan gedung.
PUPR katanya berkomitmen melunasi tunda bayar kepada rekanan tersebut pada tahun ini. Namun tentu sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
“ Insya Allah,”kata Deswan Antoni singkat.
Lanjut Desawan Antoni, terhadap hutang pada kontraktor yang belum terbayar menunggu kegiatan rasionalisasi dan pergeseran anggaran yang masih berlangsung. Akan tetapi tegasnya, semua nanti tergantung kepada kemampuan keuangan daerah. (ms)