TELUK KUANTAN - Kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing) Riau, merupakan daerah di Riau yang paling banyak memiliki air terjun alami.
Data Disparbud Kuansing ada 22 terjun diseluruh Kuansing. Sebagian besar berada di areal Bukit Barisan yang menjadi punggung pulau Sumatera.
Setiap musim liburan objek wisata air terjun seperti Batang Koban, Sungai Kandi dan Guruh Gemurai ramai didatangi wisatawan.
Melihat potensi ini anggota DPRD Riau, Jons Ade Nopendra meminta Pemprov Riau dan Pemkab Kuansing berkerjasama membenani objek wisata air terjun.
Masalahnya kata Jons Ade Nopendra, kawasan dimana air terjun unggulan seperti Batang Koban, Sungai Kandi dan Guruh Gemurai berada dikawasan hutan lindung Bukit Betabuh yang berada dibawah naungan Pemprov Riau.
" Sementara asset dan sarana prasarana dibangun Pemkab Kuansing,"katanya.
Menurutnya pasti ada jalan keluar membenahi objek wisata air terjun unggulan itu melalui kerjasama yang baik kedua institusi itu.
Sebab Ia melihat sarana pendukung sudah banyak yang rusak dan tidak ada pembenahan.
Sementara lokasi air terjun berada didaerah tebing curam. Ini sangat berbahaya bagi pengunjung terutama anak-anak dan perempuan.
Setahu dirinya, khusus air terjun Batang Koban dan Guruh Gemurai sudah ada DED ( design engginering detail) nya. Sehingga yang diperlukan dana untuk pembangunan sarana dan prasarana.
" Tentu sarana lengkap mulai dari jalan, parkir, WC, tangga, musholla, kantorpengelola,"ujarnya.
Jons Ade Nopendra yakin jika dibenahi akan semakin banyak pengunjung dan berdampak pada ekonomi masyarakat
Sekarang saja dengan kondisi yang seadanya tidak mengurangi minat wisatawan untuk datang.
" Disamping berdampak pada ekonomi masyarakat juga pada PAD. Kemajuan sektor pariwisata dapat memacu pergerakan ekonomi,"pungkasnya, Sabtu ( 5/4/25).( jb)