Portal Online Kebanggaan Masyarakat Kuansing

Pancang Pemisah Hanyut Akibat Banjir, Final Pacu Jalur Pangean Diundur

Minggu,28 April 2013 | 06:56:00   Dibaca: 2724 kali
Pancang Pemisah Hanyut Akibat Banjir, Final Pacu Jalur Pangean Diundur
Ket Foto : 2 Jalur saat memasuki finsh di pacu jalur ajang uji coba Pangean di arena Tepian Rajo. ( isa )


PANGEAN – Harusnya Minggu ( 28/4 ) sore, pacu jalur ajang uji coba kecamatan Pangean sudah bisa memastikan jalur-jalur yang akan menduduki singgansana juara. Namun babak final untuk menentukan jalur-jalur yang akan merebut juara 1 dan seterusnya diundur hingga Senin ( 29/4 ).

            Dengan demikian, pelaksanaan pacu jalur yang semula direncanakan 2 hari molor menjadi 3 hari. Alasan penundaan,  akibat debit air sungai Kuantan yang cenderung meluap dari pagi, siang hingga sore hari termasuk di arena pacu jalur Tepian Rajo Pangean. Akibatnya  pancang pemisah yang ada ditengah Kuantan sering hanyut terbawa derasnya air yang sedang naik tersebut.

            Berulang kali panitia pelaksana berusaha memposisikan pancang pemisah ditempatnya, namun usaha tersebut gagal, karena air sungai Kuantan memang semakin naik akibat turunnya hujan deras dalam dua hari belakangan.

            Camat Pangean, Novrion yang dikonfirmasi wartawan usai  penundaan  babak final mengakui adanya kondisi ini. Mengingat kondisi air yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan pacu, sesuai dengan hasil musyawarah bersama para utusan jalur yang menang pada putaran pertama hari kedua atau yang jalurnya melajur ke enam besar, disepakati  babak final akan dilanjutkan Senin besok.

"Walaupun ada kendala, namun pacu pelaksanaan pacu tetap berjalan aman, lancar dan sukses. Nah, untuk memuaskan semua pihak, sesuai dengan hasil musyaawarah dengan para utusan jalur yang menang pada putaran pertama hari kedua, pacu kita lanjutkan hari Senin (hari ini,red)," kata Novrion SSos.

Terkait terundurnya babak final akibat faktor alam ini, Novrion kembali menghimbau semua elemen masyarakat yang ada di Pangean dan sejumlah jalur yang melaju ke hari ketiga ini, agar mensukseskan pelaksanaan pacu jalur uji coba ini. "Mari kita sukseskan pacu jalur ajang uji coba ini," ajaknya.

Sementara itu 6 jalur yang berhasil melaju ke final untuk putaran pertama yang dilanjutkan esok masing Jalur Linggar Jati J-A RAPP dari Pulau Kumpai Pangean, sang jawara bertahan pacu jalur uji coba Pangean tahun lalu, yakni Jalur Meriam Onggang Parau dari Desa Kepala Pulau Kuantan Hilir, sang jawara pesta rakyat Peranap Inhu tahun lalu, jalur Siposan Rimbo RAPP dari Desa Pauh Angit Pangean.

3 jalur lainnya yang ikut melaju pada hari ketiga, hari ini adalah Jalur Ombak Nyalo Simutu Olang dari Pulau Tengah Pangean, Jalur Toduang Kuantan dari Desa Tanah Bekali Pangean dan Jalur Sutan Nan Garang Lisono Godang dari Desa Pulau Kumpai Pangean.

Ajang Mengintip Kekuatan Lawan

Walaupun pacu jalur yang dilaksanakan di Pangean selama 2 hari merupakan ajang uji coba, namun sejatinya sebagian pengurus jalur yang ada di Kuansing mengirimkan utusan ke arena ini. Tujuannya untuk mengintip kekuatan jalur-jalur asal Pangean dan sekitarnya sehingga dapat menjadi bahan strategi dalam merebut prestasi di ajang bergengsi pacu jalur event nasional di Tepian Narosa Teluk Kuantan.

Pasalnya pada tahun 2012 yang lalu, Jalur Linggarjati JA RAPP berhasil menjadi juara 1 di arena Tepian Narosa Teluk Kuantan dan berhasil mengakhiri dominasi jalur-jalur unggulan dari hulu sungai Kuantan seperti Kecamatan Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar dan Kuantan Tengah. Sebelumnya tahun 2011 yang lalu jalur Sembilan Langkah Putri Samudra dari Banjar Benai juga juara yang merupakan tetangga kecamatan Pangean. Jadi ajang pacu jalur Pangean merupakan salah satu sarana mengintip kekuatan lawan dari jalur-jalur hulu sungai Kuantan dan hilir sungai Kuantan. (  isa )


Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
comments powered by Disqus
.