Portal Online Kebanggaan Masyarakat Kuansing

Anas Maamun : Kedepan Bupati dan Ketua DPRD se-Riau Harus Dari Golkar

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: helpers/text_helper.php

Line Number: 182

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: helpers/text_helper.php

Line Number: 182

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: helpers/text_helper.php

Line Number: 182

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: helpers/text_helper.php

Line Number: 182

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: helpers/text_helper.php

Line Number: 183

Kamis,11 April 2013 | 04:45:00   Dibaca: 827 kali
Anas Maamun : Kedepan Bupati dan Ketua DPRD se-Riau Harus Dari Golkar
Ket Foto : Anas Maamun dan H Sukarmis di kantor DPD Partai Golkar Kuansing. ( isa )
TELUK KUANTAN - Ketua DPD Partai Golkar Riau, H Anas Ma'mun menargetkan kedepan seluruh Bupati dan Ketua DPRD berasal dari Partai Golkar. Agar  terjadi kesinambungan antara Pemkab dan DPRD dalam membangun daerah masing-masing.
Hal tersebut disampaikan nya saat membuka orientasi fungsionaris DPD Partai Golkar Kuansing di kantor DPD Partai Golkar Kuansing, Kamis ( 11/4 ) siang di Teluk Kuantan.
" Dari 10 kabupaten dan 3 Kota bagaimana diisi kader Partai Golkar, pembangunannya akan lancar, contoh saya Bupati Golkar dan Ketua DPRD juga Golkar ( sekretaris Golkar Rohil ), jalannya pembangunan terwujud cepat. Saya kira demikian pula di Kuansing, Bupati Golkar Ketua DPRD juga Golkar, pak sekretaris kan ( menunjuk Muslim ),"ujar Anas.
Namun sebaliknya, jika Bupati dari Golkar sementara Ketua DPRD dari Parpol lain misalnya  Demokrat, akan banyak pembahasan, runding sana runding sini. Karena itu wajar jika target ini dikejar.
Untuk itu Bupati Rohil ini mengajak kader-kader Golkar untuk langsung terjun ke masyarakat. " Kurangi pidato, lebih baik berkunjung ke rumah-rumah warga istilahnya faec to face, ini akan lebih menyentuh ke warga, "ujarnya.
Ia juga meminta kader-kader Golkar untuk tidak melupakan suara-suara yang ada dikawasan terpencil jauh dari permukiman. " Suara-suara tersuruk itu perlu didekati,"ujarnya.
Karena bebernya mengingatkan, pada Pilgub Riau lalu partisipasi pemilih cuma 52 persen, begitu juga di Pilgub Sumut 48 persen. Salah satunya karena warga yang ada ditempat-tempat terpencil tidak ikut serta. " Jangan dilupakan warga yang ada di tempat yang jarang penduduknya dan terpencar-pencar itu, kalau dimanfaatkan besar pengaruhnya,"pungkas salah seorang Cagubri. ( isa )


Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
comments powered by Disqus