Komisi III DPRD Kuansing di Puskesmas Benai

Puskesmas Belum Juga Terima APD Dari Pemkab Kuansing

Kamis,06 Mei 2020 - 08:32:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Komisi III DPRD Kuansing, Riau kembali mendapati hingga saat ini UPTD Kesehatan atau Puskesmas belum juga menerima alat pelindung diri ( APD ) dari Pemkab Kuansing. APD penting untuk melindungi tenaga tenaga kesehatan dalam menangani Covid-19.

Hal ini ditemukan Komisi III saat mengunjungi Puskesmas Benai, Rabu ( 6/5/2020) guna memantau langsung kesiapan jajaran dibawah menangani Covid-19.

" Hasil peninjauan di Puskesmas Benai mereka belum ada terima APD dari pemerintah kabupaten Kuansing,"kata ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisyah Putra.

Karena ini kata Romi, Puskesmas menyampaikan harapan pada komisi III agar APD cepat di lengkapi dari Pemkab Kuansing.

Sebab kata Romi, dari laporan UPTD atau Puskesmas Kesehatan Benai mereka saat ini menangani 161 pasien ODP.

Dari junlah itu 127 orang sudah selesai dalam pemantauan artinya sudah selesai karantina mandiri selama 14 hari.

" 34 orang masih dalam pengawasan per hari ini. Untuk PDP 1 orang meninggal di Pekanbaru hasil swab negatif,"katanya mengutip informasi di Kepala Puskesmas Benai kepada anggota komisi lll DPRD.

Kata Romi mengingatkan, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam menangani Covid-19. Oleh sebab itu  keselamatan mereka juga harus terjamin.

" Karena tidak sedikit petugas kesehatan dinegeri Kita yang terpapar Covid-19 saat menangani pasien Covid-19,"ujar Romi.

" Jadi selain melindungi warga, keselamatan petugas kesehatan juga sangat penting,"sambungnya.

Sementara itu juru bicara gugus tugas Covid-19 Kuansing, Agus Mandar yang dikonfirmasi terkait hasil peninjauan komisi III ini mengakui untuk APD dari Pemkab Kuansing belum ada yang disalurkan ke Puskesmas.

" Pembelian APD dari dana APBD masih dalam proses oleh Dinas Kesehatan. Kalau sudah tuntas segera disalurkan ke Puskesmas,"katanya.

Namun demikian katanya APD yang diterima Pemkab dari APBN sudah disalurkan ke Puskesmas. Hanya saja akunya jumlah APD dari APBN itu tidak banyak. Jumlahnya sekira 300 buah.

" Bayangkan saja 300 APD dibagi untuk 24 Puskesmas. Memang belum cukup, apalagi APD idealnya dipakai sekali saja. Maka pembelian APD sekarang terus digesa, secepatnya,"tutupnya. ( isa )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT