Andi Putra terima mantan Kepsek

Dua Orang Mantan Camat Ini Dua Kali Turun Eselon

Jumat,09 Januari 2020 - 08:44:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Dalam kurun waktu lebih kurang tiga  tahun ini dua orang mantan Camat di Kuansing mengalami demosi atau turun eselon selama dua kali. Ini cukup jarang terjadi apalagi figur mereka juga ASN cukup senior.

Hal ini dialami Masnur Judin dan Azisman. Perjalanan keduanya dilengserkan dan dilantik kembali menjadi Camat juga hampir bersamaan.

Pada mutasi pejabat tanggal 23 Januari 2017, Masnur Judin diberhentikan sebagai Camat Benai dan posisinya diteruskan Yun Hendra. Masnur kemudian turun eselon menjadi Kasubag Humas dan Protokoler di Sekretariat DPRD Kuansing.

Selanjutnya pada mutasi tanggal 12 April 2019, Masnur Judin kembali dilantik menjadi Camat Benai. Namun pada mutasi tanggal 6 Januari 2020, jabatan Camat Benai kembali berganti dan Masnur kembali turun eselon menjadi Kasie di Dinas Kominfo Persandian dan Statistik.

Begitu juga Azisman pada mutasi tanggal 23 Januari 2017 jabatan Camat Pucuk Rantau yang diembannya digantikan Herman Susilo. Sedangkan Azisman turun eselon menjadi Kasie di Satpol PP Damkar dan Penanggulangan Kuansing.

Pada mutasi tanggal 12 April 2019 Azisman kembali dilantik menjadi Camat Hulu Kuantan. Namun pada mutasi tanggal 6 Januari 2020 jabatan Camat Hulu Kuantan yang dipegangnya digantikan Joni Thaib dan Azisman kembali turun eselon menjadi Kasie di Satpol PP Damkar dan Penanggulangan Kuansing.

Masnur Judin yang dikonfirmasi, Selasa ( 7/1/2020 ) mengaku posisinya sebagai Camat Benai.diganti dan kembali menjadi Kasie di Dinas Kominfo Persandian dan Statistik.

" Iya jadi Kasie lagi di Kominfo,"ujarnya.

Masnur tidak mengetahui alasan yang mengakibatkan pada mutasi terakhir jabatan eselonnya turun dari eselon III A ke eselon IV A.

" Dak tahu Saya,"ujarnya saat ditanya alasan penggantiannya sebagi Camat dan demosi yang dialaminya.

Non Job, Mantan Kepsek Mengadu ke DPRD

Sementara itu pada hari Rabu (8/1/2020) mantan Kepsek yang diberhentikan berkeluh kesah nasib yang mereka alami kepada kepada ketua DPRD Kuansing, Andi Putra.

Mereka mengaku terkejut dan kecewa diganti tanpa kesalahan yang jelas dan diganti sejak pelantikan pejabat, pengawas dan Kepsek Selasa ( 7/1/2020) malam.

Saat menemui ketua dewan mantan Kepsek itu juga ditemani sejumlah tokoh masyarakat setempat. Mereka meminta dewan membantu memperjuangkan keadilan buat mereka karena diganti tanpa alasan yang jelas itu.

Sementara terkait mutasi Kepsek, Kadis Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kuansing, Jupirman mengakui ada Kepsek yang diganti. Mutasi Kepsek dan pengawas dilakukan sesuai aturan yang ada.

Sementara itu ketua komisi I DPRD Kuansing, Jefri Antoni usai rapat komisi tersebut mengatakan pekan depan mereka menggelar hearing terkait mutasi. Apalagi sudah ada yang mengadu.

Dalam hearing itu katanya akan dipertanyakan terkait demosi dan non job yang dialami pejabat administrator dan Kepsek yang viral dimedia massa dan Medsos.

Apalagi katanya kebijakan menurunkan eselon. Apakah tidak merugikan kondite pejabat yang diturunkan.

" Apa sebabnya turun dan apakah itu tidak merugikan ASN,"ujarnya.( isa )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT