Foto tribuntravel.com

2019 Jumlah Pengunjung Air Terjun Guruh Gemurai Berkurang

Sabtu,23 November 2019 - 12:11:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Jumlah pengunjung ke objek wisata air terjun Guruh Gemurai didesa Kasang kecamatan Kuantan Mudik tahun 2019 tampaknya menurun dibandingkan tahun 2018 lalu.

Tahun 2018 yang lalu jumlah pengunjung mencapai puncak sebanyak 20.500 orang.

" Tahun ini sampai bulan Agustus jumlah pengunjumg baru mencapai 7 950 orang,"ujar Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kuantan Singingi ( Kuansing), Riau, Indra Suandy lewat Kasie Pengembangan Destinasi Wisata, Nasjuneri Putra. J

umlah pengunjung tahun 2019 sebesar 7.950 orang itu katanya memang data hingga bulan Juli 2019. Tetapi jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan Januari-Juli 2018 tetap menurun karena direntang bulan yang sama tahun 2018 jumlahnya mencapai 14.100 orang.

" Kita harapkan libur sekolah dan akhir tahun meningkatkan jumlah kunjungan,"ujarnya.

Dilihat dari data tahun 2013 hingga 2019 memang terlihat adanya angka fluktuatif atau naik turun jumlah pengunjung.

Jumlah pengunjung tahun 2018 sebanyak 20.500 orang, tahun 2017 sebesar 14.149 orang. Tahun 2016 sebanyak 10.300 orang. Tahun 2015 cukup tinggi sebanyak 15.800 orang. Tajun 2014 sebanyak 14.100 orang, tahun 2013 sebanyak 12.600 orang dan tahun 2012 sebanyak 9.900 orang. .

" Memang naik turun,"ujarnya. Angka fluktuatif ini katanya akan dianalisa. Misalnya mengapa tahun 2018 dan 2015 angkanya besar dan tahun lain turun. Apa yang menyebabkan naik dan turun ,"ujarnya.

Namun secara umum ulasnya, kondisi sarana dan prasarana yang masih belum memadai menjadi salah satu penyebab ditambah perlunya penataan manajemen pengolaan dalam melayani pengunjung.

Nasjuneri juga mengatakan, sampai saat ini objek wisata yang sudah menghasilkan PAD cuma air terjun Guruh Gemurai. Karena baru itu yang dikelola dan dikenakan tarif restribusi. ( us )

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT

Sosial & Agama

Kadis Peternakan Kuansing : Dont Cry For Me Kuansing

Jumat,18 November 2016
Sosial & Agama

Bunyi Mesin Dompeng Resahkan Warga Pangean

Minggu,07 Desember 2014