Pemacu Siposan dan Limbago bersalaman

Jendral-Pangeran Takluk dan Juarai Rayon IV, Limbago Sati Menapak Menjadi Legenda

Sabtu,03 Agustus 2019 - 10:09:00 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TELUK KUANTAN - Terjawab sudah dan boleh disebut Limbago Sati Rantau Kuantan merupakan jalur terkuat di Kuantan Singingi sampat saat ini.

Ini melihat torehan prestasi jalur asal desa Kopah kecamatan Kuantan Tengah ini selama tahun 2019 ini. Dua kali sudah jalur ini merebut juara pertama didua rayon. Pertama rayon II dan terakhir rayon IV .

Tetapi bukan berarti Limbago Sati tak pernah kalah. Difinal rayon I ditepian Lubuak Sobae Baserah, Limbago Sati kalah dari jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan. Karena itu selain mengoleksi dua juara rayon juga satu juara dua dirayon I.

Limbago Sati hanya absen dirayon III. Dirayon III yang jadi juara Sang Ratu Helmina dari desa Koto Kombu. Namun juara rayon III ini juga absen hadir dirayon IV.

Tetapi merebut juara satu dirayon IV menjadi pembuktian bagi Limbago Sati. Dirayon inilah jalur-jalur ungulan dari bagian hulu, tengah dan hilir bertemu pertama kali khususnya tahun ini. Dan akhirnya Limbago Sati menjadi jawara diantara jalur-jalur unggulan itu.

Berpacu dengan taknik mengayuh dalam dengan pola sprint membuat jalur unggulan lain tak berdaya dihaluannya dihari ketiga rayon IV ditepian Datuak Simambang Rajo Nan Putiah desa Pulau Komang Sentajo, Sabtu (3/8/2019).

Apalagi  dirayon penutup ini, Limbago Sati berpacu ditepian tempatnya berlatih dan didepan publik sendiri.

Terbayang sudah bagaimana masyarakat kenegerian Kopah yang terkenal fanatik dan heboh memberi dukungan membakar energi anak pacu Limbago Sati saat berpacu dilintasan.

Saking fanatiknya suporter dari kenegerian ini, sudah menjadi pemandangan lazim digelanggang setiap jalur mereka hilir tidak jarang induak-induak ( kaum ibu ) remaja dan bapak-bapak yang menyuarakan yel-yel tidak menyadari mereka sudah masuk kedalam sungai dan basah kuyup untuk memberi dukungan bagi jalur kesayangan.

Korbannya pun jalur papan atas Kuansing seperti Pangeran Hilir Rantau Kuantan dibabak semi final dan Siposan Rimbo berjuluk sang jenderal dibabak final segitiga.

Dibabak pamungkas Limbago Sati mengandaskan saudara setepian latihan Panglimo Mudo Bintang Nagori dari Munsalo Kopah.

Walau mengoleksi juara didua rayon belum tentu berjaya ditepian Narosa. Siposan Rimbo misalnya tahun 2018 lalu prestasinya juga minim diajang rayon namun berjaya ditepian Narosa.

Karena dalam sejarah pacu mau tak mau suka atau tidak suka ada tuah gelanggang dan tuah nagori yang kadang menjadi sebuah misteri selain fisik dan stamina.

Karena itu perjalanan sang legend Limbago Sati menjadi legenda tinggal selangkah lagi jika berhasil menaklukkan arena tepian Narosa yang hanya berjarak ratusan meter  dari tepian Datuak Simambang Rajo Nan Putiah 21-24 Agustus mendatang.

Menjadi legenda setidaknya bagi mereka sendiri menapak tilas perjalanan jalur ini yang penuh liku sebelum seperti sekarang dan juga dahaga lahirnya jalur berprestasi yang dinanti warga kenegerian Kopah yang redup lebih dari satu dasawarsa belakangan.

Mengapa demikian, jalur Limbago sendiri dibuat tahun 2000 dan prestasi terakhir yang diraih tahun 2008 lalu saat meraih juara IV di Benai.

Bayangkan hampir 11 tahun mereka sepi dari prestasi dan karenanya mengagetkan banyak pihak ketika tahun 2019 muncul perdana sebagai juara II rayon I.

Kekalahan tipis difinal rayon I dari Pangeran Hili Rantau Kuantan memantik prediksi banyak kalangan jalur ini sedang mengarah ke papan atas. Terbukti memang, rayon II dan IV menjadi milik sang legend ini. ( isa )

Peringkat Pacu Jalur Rayon IV

1. Limbago Sati Rantau Kuantan/Kopah/KT

2. Siposan Rimbo/Pauh Angit/Pangean

3. Panglimo Mudo Bintang Nagori /Kopah/KT

4. Palimo Olang Putie/Sungaii Ala/HK

5. Delima Indah Permata Kuantan /Saik/KM

6. Pangeran Hilir Rantau Kuantan /Telukpauh/Cerenti

7. Putri Ayu Permata Intan /Pebaun Hulu/KM

8. Kalajengking 3 Jumbalang /Sungai. Manau/KM

9. Singa Kuantan/Sungaj Pinang/HK

10.Putri Kayangan Danau Baru /Bandar Alai/KT

11. Koghi Pusako Tuah Nagori /Banjar Guntung/KM

TULIS KOMENTAR

Loading...

BERITA TERKAIT