Kenderaan terlihat antre terutama truk dan bus AKAP dan AKDP. ( isa )

Jalan Putus Kenderaan Antre, Sempat Tegang Akibat Pengendara Ingin Saling Mendahului

Sabtu,15 Maret 2013 - 06:06:00 WIB
Share Tweet Google +

LOGAS  - Selain terganggu akibat banjir, jalan negara diruas Teluk Kuantan- Pekanbaru juga terputus akibat tanah dilokasi pembangunan box culvert yang sempat amblas beberapa waktu lalu kembali amblas. Pasalnya sebagian timbunan tanah di box culvert yang sedang dibangun kembali terseret air akibat hujan deras.
Akibat ratusan kenderaan antre baik dari arah Pekanbaru ke Teluk Kuantan dan sebaliknya. Metro Riau yang memantau kondisi dilapangan melihat antrean kenderaan lebih kurang 1.5 meter. Rata-rata kenderaan yang antri merupakan truk berat dan bus-bus besar seperti bus antar kota dan antar provinsi ( AKAP ) bus antar kota dalam provinsi ( AKDP ).
Truk dan bus terpaksa antrea karena tidak bisa melewati jalan alternatif disamping PT Andalas Agro Lestari yang merupakan jalan tanah. Dikhawatirkan jika truk dan bus lewat akan membuat jalan tanah amblas dan memperparah kemacetan, sebab kenderaan kecil juga tidak bisa lewat. Akibat terlalu lama anmtre dari pagi hingga siang, sebagian penumpang bus mulai merasakan gerah dan kesal, akibat ada yang mulai bereaksi akibat bus mereka tetap tertahan sementara kenderaan lain bisa lewat.
Kapolsek Singingi, AKP Safrijoni mengakui sempat terjadi sedikit kericuhan akibat antrean ini. Pemicunya para penumpang bus saat itu turun ke jalan masuk jalan alternatif dan menghadang kenderaan yang lewat.  Aksi ini mereka lakukan sebagai protes karena bus mereka tak diizinkan lewat sementara kenderaan kecil lainnya lewat.
Melihat hal ini Polisi langsung meminta penumpang untuk menghentikan aksinya. Karena dapat membuat suasana semakin gaduh, namun para penumpang bersikeras melakukan aksinya sehingga sempat terjadi ketegangan antara Polisi dan penumpang. Namun dengan memberi pengertian kepada penumpang, akhirnya mereka kembali tenang. " Situasi kembali kondusif dan aman,"ujarnya.
Hal yang sama diakui Suhairi salah seorang warga Teluk Kuantan yang baru pulang dari Muara Lembu. Pagai hari dari Teluk Kuantan ke Muara Lembu dirinya masih bisa melewati jalan tersebut. Namun pulang dari Muara Lembu ke Teluk Kuantan, fihak kepolisian memintanya melewati jalan alternatif ke kawasan kes trans. Pasalnya supir dan penumpang bus sempat berulah akibat antre terlalu lama.
Mengantisipasi kejadian seperti iin,  Satlantas Polres Kuansing langsung terjun kelapangan menertibkan arus lalu lintas. Bahkan untuk memastikan arus lalu lintas lancar, Kasatlantas Polres Kuansing, AKP H Fauzan Domo SH langsung turun tangan sejak pukul 05.00 WIB Jumat dini hari. Pihak Lantas berupaya mengatur kendaraan supaya tidak saling mendahului di tengah kondisi jalan yang terputus dan membuat antrian panjang.
"Ya, jalannya putus. Dari jam 5 lagi saya di sini bersama anggota untuk mengatur arus lalu lintas agar kendaraan yang antri itu tidak saling mendahului, sehingga arus lalu lintas tetap lancar. Terutama kendaraan roda dua dan roda empat, yang kita alihkan jalnnya ke ruas jalan lain, yang tidak jauh dari jalan yang putus itu," kata Fauzan Domo kepada waratwan, Jumat kemarin.
Agar arus lalu lintas berjalan normal, pihaknya berharap supaya jalan yang putus ini diperbaiki secepat mungkin. Sangat disayangkannya, ruas jalan ini kembali mengakibatkan arus transportasi terputus. "Kita harap jalan ini secepatnya diperbaiki agar lalu lintas tetap normal," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kuansing, Azwan SSos ST melalui Kabid Bina Marga, Nasri Edi ST mengatakan, bahwa pihaknya akan meninjau kerusakan jalan tersebut. Menurutnya, kewenangan untuk memperbaiki ruas jalan ini merupakan kewenangan Pemprov Riau, dan pihaknya hanya melaporkan. "Itu kewenangan provinsi, dan kita hanya melaporkan. Namun yang pasti, sebelum kita laporkan, tentu akan kita tinjau terlebih dahulu," jelas Nasri Edi. ( isa  )




TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT